Indikasi Penyimpangan DD, Mantan Kades Rangai Juwanto Menyalahkan Inspektorat Lamsel.

- Penulis Berita

Jumat, 26 Mei 2023 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi.

BUKTIPETUNJUK.Id, Lampung Selatan –Juwanto mantan Kepala Desa (Kades) Rangai Tritunggal keberatan dituding adanya indikasi menyimpangkan Dana Desa (DD) sesuai yang tertera dalam hasil pemeriksaan Inspektorat pada masa dia menjabat Kades.

Keberatan tersebut disampaikan Juwanto ketika dimintai keterangan oleh awak media di kediamannya (22/05/2023).

Menurutnya Inspektorat bekerja serampangan, tidak berdasarkan fakta dilapangan. Pada saat itu Inspektorat dipandang dapat bekerja oleh Bupati, apabila Inspektorat ada temuan. Juwanto menilai pemeriksaan dirinya terkesan dipaksakan. Juwanto mengakui bahwa dirinya pernah diperiksa dan menanda tangani hasil pemeriksaan.

“Bila saya dipaksakan untuk mengembalikan uang sejumlah Rp. 166 juta tersebut, saya berhak berargumen silakan Inspektorat hitung dengan benar, Inspektorat itu bekerja serampangan, Inspektorat hanya memeriksa diatas meja.
Seharusnya Inspektorat tidak bekerja dibawah tekanan (Tanpa menjelaskan siapa yang dimaksutnya menekan Inspektorat). Tahun inikan tahun politik, silah-silahkan saja orang mau ngomong apa, dan persoalan ini kan sudah lama,” jelas Juwanto.

Selain terkesan menyalahkan terkait temuan Inspektorat, Juwanto juga menyalahkan si pembuat RAB pada saat itu. Menurutnya pembuat RAB pada saat itu tidak benar, RAB dibuat Mark Up.

“Terkait pembangunan Infrastruktur pada tahun 2015 itu, pada dasarnya yang membuat RAB nya terlalu tinggi sehingga selalu nombok. Kemudian tahun 2017 saya sudah tidak menjabat Kades, saya sempat dipanggil dan diperiksa Inspektorat lagi dan tahun itu sudah jamannya Pj Kades Fitri Hidayat,” tambahnya.

Baca Juga:  Kades Mlirip Purwanto : Kasus Asusila Anak Dibawah Umur Dapat Berakhir Damai Tanpa Proses Hukum

Sementara Aminudin S.P selaku Ketua Umum LSM Pembinaan Rakyat Lampung (PRL) yang membuka lagi kasus Juwanto dan berencana akan membuat laporan di Kejati Lampung, menanggapi penjelasan Juwanto dengan santai, menurutnya apa yang disampaikan Juwanto tersebut asal bicara.

Secara logika menurut Aminudin bila memang tidak ada pemeriksan dengan benar oleh Inspekorat dan tidak ada penyimpangan DD, tidak mungkin Juwanto menanda tangani hasil pemeriksaan Inspektorat, Karena menurutnya Juwantu bukan anak kecil dan bodoh. Berani menanda tangai hasil pemeriksaan berarti ada fakta penyimpangan.

“Itu Juwanto asal bunyi, asal japlok (Asbun), dia itu berpendidikan bukan anak kecil yang bisa di paksa-paksa. Yang jelas dia tanda tangani berarti ada fakta penyimpangan,” jelas Aminudin.

Apapun bualan Juwanto dalam rangka membela diri, pihaknya akan tetap melaporkan permasalahan temuan Inspektorat ke Kejati Lampung.

“Iya apapun yang di sampaikan Juwanto, kita akan tetap menyeret dugaan penyimpangan DD ke Kejalsaan Tinggi (Kejati) Lampung,” jelasnya.

Sementara sampai berita ini dimuat, pihak media belum mendapatkan tanggapan dari Inspektorat Lampung Selatan.

Sumber : FPII Setwil Lampung.

(ROBI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Empat Napi Ditetapkan Tersangka Penganiayaan hingga Tewas di Lapas Muaradua
Polres Metro Tetapkan Mantan Sales PT Arta Boga Cemerlang Tersangka Penggelapan Rp254 Juta
Diduga Keroyok Panitia Futsal Kampus, Pemuda Asal Jabung Ditangkap Polisi
Kurang dari 24 Jam Polisi Tangkap Dua Perampok Toko Emas Jember, Satu Jadi Eksekutor Pembacokan
Usai Diperiksa Lebih Kurang 7 Jam, Eks Kadis Kumimfo Sulut Ditetapkan Tersangka Korupsi 7.5. Miliar
Perampokan Sadis Toko Emas di Jember, Pemilik dan Anak Dibacok Celurit Pelaku Kabur Pakai Mobil 
Usai Diperiksa Kades Pematang Baru Lampung Selatan Ditahan, Diduga Korupsi APBDes Rp585 Juta
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Empat Napi Ditetapkan Tersangka Penganiayaan hingga Tewas di Lapas Muaradua

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Polres Metro Tetapkan Mantan Sales PT Arta Boga Cemerlang Tersangka Penggelapan Rp254 Juta

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:36 WIB

Diduga Keroyok Panitia Futsal Kampus, Pemuda Asal Jabung Ditangkap Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:53 WIB

Kurang dari 24 Jam Polisi Tangkap Dua Perampok Toko Emas Jember, Satu Jadi Eksekutor Pembacokan

Berita Terbaru