Kejari Metro Tahan Dua Tersangka Korupsi Proyek Jalan Irigasi Tejosari Kerugian Negara Rp614,4 Juta

- Penulis Berita

Selasa, 1 September 2026 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Metro Lampung,Buktipetunjuk.id –

Kejaksaan Negeri (Kejari) Metro menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Inspeksi Irigasi di Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro. Proyek tersebut dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro pada Tahun Anggaran 2019.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Metro Arif Riyanto mengatakan, dua tersangka itu masing-masing berinisial FES dan US. FES merupakan Kuasa Pengguna Anggaran sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen pada 2019. Sedangkan US adalah konsultan perencana sekaligus pengawas proyek.

“Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa 22 saksi dan dua ahli. Dari hasil gelar perkara, ditemukan dua alat bukti yang cukup,” kata Arif, Selasa, 1 September 2026.

Usai ditetapkan tersangka, FES dan US langsung ditahan selama 20 hari di Lapas Kelas IIA Metro. Penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan.

Menurut Arif, berdasarkan audit Inspektorat Kota Metro, proyek tersebut menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp614.439.387,97.

Penyidik menjerat keduanya dengan pasal berlapis. Sangkaan primer Pasal 603 jo Pasal 20 huruf a dan c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sangkaan subsider Pasal 604 jo Pasal 20 huruf a dan c KUHP serta Pasal 18 UU Tipikor.

Baca Juga:  Kapolres Lampung Utara respon cepat beri bantuan korban pengeroyokan.

Arif mengungkap adanya dugaan aliran dana terkait US. Setelah dana pengawasan dicairkan ke rekening CV CAC, US diduga menarik sekitar Rp49 juta. Dari jumlah itu, Rp32 juta diduga dipakai untuk kepentingan pribadi. Sisanya disebut dibagikan.

Meski demikian, penyidikan masih berjalan. Kejari Metro membuka peluang penetapan tersangka baru.

“Ini tahapan awal. Kami berkomitmen maksimal melakukan pengembangan. Kalau nanti ditemukan pihak lain yang harus bertanggung jawab, akan kami sampaikan,” ujar Arif.

Kejari Metro memastikan akan menelusuri seluruh rangkaian peristiwa dan pihak-pihak yang terlibat dalam proyek Jalan Inspeksi Irigasi Tejosari tersebut.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan
Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek
DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri
Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI
Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta
Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro
Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan
Berita ini 193 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:02 WIB

DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Berita Terbaru