Kepala SDN Malaganti terkesan tutup mata terkait indikasi pemotongan dana PIP

- Penulis Berita

Minggu, 16 Maret 2025 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya/Buktipetujuk.id — Kepala Sekolah Dasar Negri Malaganti Kecamatan Sariwangi, menjelaskan bahwa benar di sekolah kami mendapatkan bantuan provinsi Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2025 sebanyak 170 Siswa, Sabtu, (15/3/2025).

Namun sangat disayangkan adanya indikasi oknum yang melakukan pemotongan bantuan PIP yang mengatasnamakan Ketua Paguyuban orang tua murid.

Hal ini terjadi ketika siswa didampingi orangtuanya pengambilan ke salah satu BANK yang ditunjuk yaitu Bank BRI Sariwangi, pada waktu itulah oknum Ketua FOM/KOM/ Paguyuban inisal W dari salah satu Kelas meminta/memotong sebesar Rp 50.000,- ( limapuluh ribu rupiah ) yang diperuntukan untuk bangunan panggung sekolah secara permanen, dan sebesar Rp 25.000 diperuntukan untuk Infaq.” ujar sumber kepada Tim media.

“Dalam hal indikasi pemotongan PIP ini tidak ada kejelasan kalau inpaq buat apa, sedangkan Ketua Paguyuban yang lainnya terindikasi melakukan hal yang sama, karena siswa yang mendapatkan bantuan PIP itu mulai dari Kelas 2 (dua) sampai dengan Kelas 6. (Enam).

Baca Juga:  Proyek Jalan Puspahiang Mandalasari Tasikmalaya Rp6,8 Miliar Mangkrak, Pekerja Dikeluhkan Kekurangan Bahan

Ketika kami dari awak media mendatangi pihak sekolah melakukan konfirmasi dengan Kepala Sekolah ibu Roroh, menjelaskan.” Bahwa hal itu tidak benar, bahkan kami dari pihak sekolah menyuruh mengembalikan uang tersebut kepada yang bersangkutan dalihnya.

Kasihan mereka membutuhkan, walaupun ada kebaikan atau ka-inget ke pihak sekolah namun ditolak mentah-mentah, “nyiar nyiar cucuk lain teu butuh duit.” katanya.

Kedepan Tim media akan melakukan investigas lebih mendalami indikasi pemotongan dana bantuan PIP. Apa bila ditemukan alat bukti yang cukup, kami Tim Media akan melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum APH untuk dilakukan pemeriksaan. Bersambung

(DS/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantuan Irigasi Perpompaan di Cihaurbeuti Dipersoalkan, Kelompok Tani Sebut Dana Terpangkas 30 Persen
Baru Dua Hari Digelar, Lapisan Hotmix Jalan Cikawung–Jayamukti Diduga Rusak. Proyek Rp 6,8 Miliar Disorot, Komisi III DPRD Tasikmalaya Siap Sidak
Revitalisasi SMPN 17 Kota Tasikmalaya Rp1,4 Miliar Disorot, Pekerja Diduga Tak Pakai APD Lengkap
KKG Sukaratu Digelar di SDN 2 Sukagalih, Matangkan Persiapan KKG Kabupaten Desember 2026
K3S Kawali Tanggapi Dugaan Guru Merokok di Sekolah: Sudah Dibina, Jangan Terulang
Warga Manggungjaya Resah, Dugaan Aktivitas Miras di Rumah Warga Jadi Sorotan
GURU SDN DI WILAYAH KORWIL KAWALI CIAMIS DISOROT, DIDUGA MEROKOK DI LINGKUNGAN SEKOLAH SAAT SISWA BERAKTIVITAS
Kami Juga Warga Negara: Pedagang Bubur Pak Oyon di Ciamis Luput dari Bansos
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Bantuan Irigasi Perpompaan di Cihaurbeuti Dipersoalkan, Kelompok Tani Sebut Dana Terpangkas 30 Persen

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Baru Dua Hari Digelar, Lapisan Hotmix Jalan Cikawung–Jayamukti Diduga Rusak. Proyek Rp 6,8 Miliar Disorot, Komisi III DPRD Tasikmalaya Siap Sidak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Revitalisasi SMPN 17 Kota Tasikmalaya Rp1,4 Miliar Disorot, Pekerja Diduga Tak Pakai APD Lengkap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:24 WIB

KKG Sukaratu Digelar di SDN 2 Sukagalih, Matangkan Persiapan KKG Kabupaten Desember 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:48 WIB

K3S Kawali Tanggapi Dugaan Guru Merokok di Sekolah: Sudah Dibina, Jangan Terulang

Berita Terbaru