Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH. Ubaidullah Shodaqoh, Tekankan Pentingnya Mahabbah dan Rekonsiliasi.

- Penulis Berita

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SEMARANG,Buktipetunjuk.id Keluarga besar UIN Walisongo Semarang Jawa Tengah, menggelar acara Pisah Sambut Rektor yang dirangkaikan dengan acara Halal bihalal 1447 H di Auditorium II Gedung Prof. Tgk. Ismail Yaqub. Kampus 3, Selasa (31/03/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam transisi kepemimpinan sekaligus ajang mempererat silaturahmi antar civitas akademika.

Dalam acara tersebut, jabatan rektor resmi diserahterimakan dari Prof. Dr. Nizar, M.Ag. (periode 2024–2026) kepada Prof. Dr. Musahadi, M.Ag. yang akan memimpin pada periode 2026–2030

Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Dr. K.H. Ahmad Daroji, M.Si., Prof. Dr. H. Abdul Djamil, M.A., jajaran Dharma Wanita Persatuan, serta dosen dan tenaga kependidikan.

Puncak acara diisi dengan penyampaian Hikmah Idulfitri oleh Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, KH. Ubaidullah Shodaqoh.

Dalam tausyiahnya beliau menekankan bahwa mahabbah atau cinta merupakan dasar utama dalam pendidikan, termasuk dalam dunia pendidikan.

“Alam ini dasarnya adalah mahabbah. Begitu pula dalam dunia pendidikan; kita mengajar berdasarkan cinta kepada mahasiswa dan murid-murid kita. Sebaliknya, anak-anak kita belajar karena dasar cinta mereka pada ilmu, ” Ujarnya.

Baca Juga:  Kasad Panen Raya Jagung dan Singkong Dilahan Ketahanan Pangan Kostrad

Beliau menegaskan bahwa tanpa cinta, proses pendidikan hanya menjadi rutinitas tanpa makna. Beliau juga menggarisbawahi pentingnya nilai “faahbabu” atau berbelas kasih sebagai fondasi dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam hal intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual.

Selain itu, KH. Ubaidullah Shodaqoh mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan Idulfitri sebagai momentum rekonsiliasi.

“Kita harus berdamai dengan diri sendiri, keluarga, lingkungan, kolega, hingga institusi. Jika kedamaian ini tercipta, insyaallah semuanya akan menjadi energi yang sangat kuat bagi agama dan bangsa, ” Pungkasnya.

Pesan tersebut dinilai relevan dalam konteks pergantian kepemimpinan di UIN Walisongo. Nilai kedamaian dan kebersamaan diharapkan menjadi modal penting bagi kepemimpinan baru dalam menghadapi tantangan ke depan.

Acara kemudian ditutup dengan tradisi mushafahah yang diikuti seluruh peserta, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.(Muh/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk
Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda
AKP Rizky Dwi Cahyo, Mendapatkan Penghargaan Khusus Dari Kapolda Lampung
Pukul Rekan Kerja Pakai Balok Kayu, Pria Asal Bandar Lampung Ditangkap Polisi 
Tim Advokasi ABR Indonesia Tubaba Temukan Dugaan Mark Up Harga Satuan Porsi Menu MBG 
SJB Kerahkan Puluhan Advokat, Siap Hadapi Gugatan Rp 25 Miliar Togar Situmorang Terhadap Empat Media
KKN Mahasiswa IAI Tulang Bawang Mengusung Tema PHBS Berkolaborasi Dengan Masyarakat
Dana Desa Gunung Sari Tahun 2025 Diduga Dikorupsi dan Mark Up Anggaran
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:14 WIB

Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:53 WIB

Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

AKP Rizky Dwi Cahyo, Mendapatkan Penghargaan Khusus Dari Kapolda Lampung

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:21 WIB

Pukul Rekan Kerja Pakai Balok Kayu, Pria Asal Bandar Lampung Ditangkap Polisi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:57 WIB

Tim Advokasi ABR Indonesia Tubaba Temukan Dugaan Mark Up Harga Satuan Porsi Menu MBG 

Berita Terbaru