Metro Lampung,Buktipetunjuk.id –
Maraknya praktik dugaan prostitusi online di Kota Metro Lampung atau yang sering dikenal dengan open BO yang dipesan melalui aplikasi MiChat, dalam hal ini sangat meresahkan warga RT 17 RW 04 kelurahan Tejoagung Metro Timur Kota Metro,Jumat (3/7/2026)
Lokasi kontrakan tepatnya dibelakang Petshop 24 B Tejoagung, RT 17 RW O4 Metro Timur, Kota Metro Lampung, diketahui inisial Y ini ngontrak disitu untuk dijadikan dugaan tempat prostitusi Open BO hidung belang warga minta ditutup.
Menurut informasi, warga setempat sumber media ini yang dapat dipercaya kebenaran informasinya pemilik kontrakan inisal D, namun ada yang ngontrak disana yang diduga Germo atau mami, Michat inisial Y. Inisal Y ini ngontrak,” kata sumber yang namanya minta dirahasiakan.
Dari keterangan warga sekitar dan saksi mata. Bahwa kontrakan tersebut, Kamis malam Jumat tanggal 2 Juni 2026 pukul 22.00 WIB diwaktu itu mati lampu. Didalam kontrakan ditemukan ada seorang laki-laki yang telah membuka baju dan ada juga perempuan.
Kami menduga pria tersebut sedang berada di dalam kontrakan dengan seorang wanita yang disiapkan mami, selaku Germo untuk melakukan dugaan Open BO,” ungkapnya.
Namun pengakuan dari Germo atau mami peria tersebut adalah anak kandung nya. Mami mengaku kepada pamong setempat beserta Bhabinkamtibmas, Bhabinsa dan ibu Lurah. Peria didalam itu anaknya namun sudah menikah siri dengan wanita diduga yang dipesan Mami Y, untuk Open BO.
Setelah di mintai keterangan yg lebih dalam. Germo inisial Y itu tidak punya bukti kepemilikan surat nikah siri. Dari situ pamong beserta babinkamtibmas merasa telah di bohongi germo tersebut,” ungkap Sumber.
Warga sekitar meminta agar pemilik kontrakan dan yang mengontrak Germo inisal Y ini agar segera pergi dari wilayah 24 B kelurahan Tejoagung RT 17 RW 04.
“Kami warga sekitar menolak adanya praktik-praktik prostitusi atau Open BO di lingkungan RT 17 / RW04. Kami berharap mami Y atau Germo ini segera angkat kaki sebelum kami warga bertindak dengan massa yang lebih banyak,” tandasnya.
Untuk melengkapi pemberitaan Redaksi media ini mengkonfirmasi Lurah Tejoagung Retno Mulyani. Assalamualaikum, ibu lurah saya Samidi Pimpinan Redaksi media Buktipetunjuk.id ada isu dugaan praktik prostitusi online melalui aplikasi Michat di Tejoagung minta informasinya ibu.
Menurut keterangan ibu Lurah melalui telepon selulernya mengatakan kalau isu yang beredar tentang adanya dugaan praktik prostitusi itu, kami belum bisa memastikan tetapi kita selaku aparat pemerintah kelurahan Tejoagung, bersama pamong Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa sudah mengadakan penertiban tentang warga yang bukan memiliki kartu keluarga (KK) berdomisili di Kelurahan Tejoagung.
Pada dasarnya kita menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan lapor diri melalui pamong RT dan RW supaya terdata oleh pamong kalau warga Tejoagung terutama bagi yang mengontrak di wilayah Kelurahan Tejoagung Metro Timur ini,” kata Retno.
Terkait adanya isu dugaan praktik prostitusi online melalui aplikasi Michat, itu belum bisa kita pastikan namun kita menemukan ada seorang perempuan di kontrakan tersebut dan kita sudah suruh pulangkan kepihak keluarganya melalui yang mengontrak disitu.
Lebih lanjut media ini menghubungi Bhabinsa Tejoagung, dan membenarkan kalau pernah mengecek rumah kontrakan kalau terkait isu dugaan itu, kita tidak bisa menyimpulkan karena kita tidak melihat langsung.
“Kita bersama-sama pamong ibu Lurah dan Bhabinkamtibmas mengadakan himbauan agar warga pendatang lapor diri ke RT dimana tempat berdomisili itu aja bang,” tutupnya.
(Bedi)














