Pemkab OKU Targetkan Tahun 2026 Naik Predikat Nindya Dalam Penilaian KLA

- Penulis Berita

Kamis, 2 April 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baturaja,Buktipetunjuk.id Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menargetkan peningkatan predikat menjadi Nindya dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026. Komitmen ini ditegaskan dalam rapat sosialisasi persiapan KLA yang digelar Rabu (1/4/2026) di Ruang Abdi Praja Pemkab OKU Sumatera Selatan.

Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, melalui Asisten I Setda OKU, Indra Susanto, mengatakan bahwa capaian KLA bukan sekadar penilaian administratif, melainkan wujud nyata komitmen daerah dalam memenuhi hak dan perlindungan anak.

“KLA menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas hidup anak di Kabupaten OKU,” kata Indra.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) OKU ini diikuti seluruh gugus tugas KLA serta unsur penegak hukum dan lembaga terkait, mulai dari Kejaksaan Negeri OKU, Bapas, hingga pengadilan.

Kepala Dinas PPPA OKU, Iis Wahyu Ningsih, menjelaskan bahwa rapat ini bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat strategi dalam memenuhi indikator penilaian KLA.

“Minimal kita mampu mempertahankan predikat Madya yang diraih pada 2025, dan target kita bersama adalah naik ke predikat Nindya di 2026,” jelasnya.

Baca Juga:  Donor Darah Serentak, Polres Berhasil Himpun 251 Kantong Darah

Ia menambahkan, OKU telah memiliki dasar hukum kuat melalui Perda Nomor 20 Tahun 2019 tentang Kabupaten Layak Anak. Saat ini, berbagai indikator terus diperkuat, mulai dari kelembagaan, lingkungan keluarga, kesehatan anak, perlindungan khusus, hingga pendidikan dan pemanfaatan waktu luang.

Dalam penilaian KLA sendiri terdapat 24 indikator yang terbagi dalam 5 kluster utama, meliputi.

Kelembagaan, termasuk regulasi, peran masyarakat, dunia usaha, hingga partisipasi anak.

Lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif.

Kesehatan dasar dan kesejahteraan anak.

Perlindungan khusus anak, termasuk korban kekerasan dan anak berhadapan dengan hukum.

Pendidikan, budaya, dan aktivitas kreatif anak.

Menurut Indra, keberhasilan meraih predikat Nindya sangat bergantung pada keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat dan sektor swasta.

“Anak adalah fondasi masa depan bangsa. Karena itu, seluruh OPD harus bergerak bersama, termasuk menginventarisir fasilitas ramah anak di setiap sektor,” ujar Indra.

Pemkab OKU optimistis, dengan penguatan sinergi gugus tugas dan komitmen lintas sektor, target Nindya KLA 2026 dapat tercapai sekaligus mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045. (Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabag Ops Polres Mesuji Pimpin Kegiatan Jumat Curhat di Desa Margo Jadi. 
Demi Keselamatan Pengguna Lalu Lintas, UPT PPJ Mojokerto Pangkas Pohon Sepanjang Jalan Raya Kemantren
Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Bulanan, Sampaikan Empat Amanat Penting Kasad
Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk
Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda
AKP Rizky Dwi Cahyo, Mendapatkan Penghargaan Khusus Dari Kapolda Lampung
Pukul Rekan Kerja Pakai Balok Kayu, Pria Asal Bandar Lampung Ditangkap Polisi 
Tim Advokasi ABR Indonesia Tubaba Temukan Dugaan Mark Up Harga Satuan Porsi Menu MBG 
Berita ini 71 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:49 WIB

Kabag Ops Polres Mesuji Pimpin Kegiatan Jumat Curhat di Desa Margo Jadi. 

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Demi Keselamatan Pengguna Lalu Lintas, UPT PPJ Mojokerto Pangkas Pohon Sepanjang Jalan Raya Kemantren

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:23 WIB

Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Bulanan, Sampaikan Empat Amanat Penting Kasad

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:14 WIB

Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:53 WIB

Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda

Berita Terbaru