Oknum Kepsek SD di Metro Ditangkap Polisi Diduga Melakukan Cabul

- Penulis Berita

Jumat, 23 Mei 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi spiritual alias dukun

Metro Lampung,Buktipetunjuk.id Oknum Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Metro Utara diduga melakukan perbuatan cabul terhadap seorang ibu muda dengan modus menjadi ahli spiritual alias dukun. Aksi dugaan pencabulan itu terekam jelas oleh kamera pengawas alias CCTV rumah korbannya.

Atas perlakuan itu, korban berinisial SOL (28) melaporkan oknum Kepsek cabul berinisial AF tersebut ke Mapolres Metro pada tanggal 9 Mei 2025 lalu. Laporan itu tertuang dalam LP nomor: LP/B/185/V/2025/SPKT/Polres Metro/Polda Lampung.

Dari informasi yang dihimpun, oknum Kepsek yang diduga melakukan pencabulan terhadap ibu rumah tangga (IRT) muda di Metro Pusat itu juga merupakan oknum Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) diwilayah Metro Utara dan juga menjabat sebagai ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Metro periode 2025-2030.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Metro, AKP Hendra Safuan membenarkan hal tersebut. Dirinya mengungkapkan bahwa oknum Kepsek yang diduga melakukan pencabulan itu telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Mapolres Metro.

“Iya benar, untuk kasusnya sudah naik Sidik, tersangka sudah kita tahan. Kita kenakan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau TPKS dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun,” ungkapnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jum’at (23/5/2025). Dilansir dari media Kupastuntas.co

Dalam laporan Polisi tersebut, pelaku diduga menjalankan aksinya dengan modus berpura-pura sebagai ahli pengobatan alternatif alias dukun. Kasus ini terungkap setelah korban melapor ke Polres Metro dengan membawa sejumlah bukti kuat.

Kepada korban, pelaku berinisial AF itu mengaku mampu menyembuhkan penyakit nonmedis, sehingga korban mempercayainya dan mengikuti “terapi” yang ditawarkan.

Korban menjelaskan, saat melakukan terapi pelaku selalu menyuruh anggota keluarganya untuk pergi membeli obat. Saat kondisi berdua itulah, pelaku melancarkan aksi tak senonoh tersebut.

Baca Juga:  Pria Asal Dewa Agung Diamankan Polres Way Kanan Curi Buah Sawit 

“Ketika terapi itu saya biasanya ditemani kakak atau keluarga. Kalau ada keluarga pelaku cuma megang tangan saja. Nanti dia meminta keluarga saya pergi membeli obat atau keperluan lain. Disitu baru dia melakukan aksi itu,” jelas korban kepada awak media.

Kepada korban, pelaku berdalih aksi tak senonoh tersebut merupakan bagian dari ritual pengobatan. Karena itu, ia tidak memberontak saat aksi tersebut terjadi.

“Ini bukan satu dua kali. Setiap pengobatan, selalu ada perlakuan yang sama. Saya merasa tidak nyaman tapi bingung harus bagaimana. Saya hanya pasrah karena terus menerus berhalusinasi dan ingin segera sembuh dari penyakit ini,” ungkapnya.

Pelaku diduga berulang kali melakukan aksi tersebut. Puncaknya, ketika pelaku datang kerumah korban sekitar pukul 02.00 WIB. Bahkan, pelaku sampai mengikuti korban hingga ke kamarnya.

Beruntung, saat kejadian, masih ada anggota keluarga lain yang kerap berada di rumah, Sehingga dugaan pemerkosaan tidak sampai terjadi. Sebelumnya Keluarga korban juga sempat merekam aksi pelaku saat pengobatan berlangsung.

Dalam laporannya ke Polres Metro, korban menyerahkan barang bukti berupa rekaman CCTV dari rumah serta video yang diambil menggunakan ponsel oleh keluarganya. Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan yang tengah dilakukan aparat kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro belum memberikan keterangan resmi. Namun, kasus ini menambah daftar hitam dunia pendidikan, mengingat pelaku merupakan seorang pejabat sekolah yang seharusnya menjadi teladan di tengah masyarakat.(**)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Urus SLHS, NIB dan ISO, Oknum ASN Ditangkap Polisi Tipu Pengurus SPPG Rp 74,7 Juta
Minggu Jadi Hari Mancing Nasional Versi Angler, Dari Sungai Hingga Laut Ramai Pemancing
Angga Irawan Resmi Pimpin DPK ASPEKINDO Lampung Tengah Periode 2026-2031
Tersinggung Ucapan, Petani di Warkuk Ranau Selatan Tewas Dibacok Tetangga Sendiri
Modus Open BO MiChat Berujung Curas, 4 Pelaku Ditangkap Polres Lampung Utara
Danrem 043/Gatam Pimpin Aksi Bersih Pasar Cendrawasih Sambut HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten
Satres Narkoba Polrestabes Medan Gagalkan 24 Kg Sabu Dalam Dinding Mobil di Tol Kisaran Asahan
Korem 043/Gatam Peringati Hari Anak Nasional ke-42, Wujudkan Generasi Emas Melalui Perlindungan Anak
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Modus Urus SLHS, NIB dan ISO, Oknum ASN Ditangkap Polisi Tipu Pengurus SPPG Rp 74,7 Juta

Minggu, 26 Juli 2026 - 10:30 WIB

Minggu Jadi Hari Mancing Nasional Versi Angler, Dari Sungai Hingga Laut Ramai Pemancing

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:09 WIB

Tersinggung Ucapan, Petani di Warkuk Ranau Selatan Tewas Dibacok Tetangga Sendiri

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:45 WIB

Modus Open BO MiChat Berujung Curas, 4 Pelaku Ditangkap Polres Lampung Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:07 WIB

Danrem 043/Gatam Pimpin Aksi Bersih Pasar Cendrawasih Sambut HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten

Berita Terbaru