Kades Desa Bunut Dilaporkan LSM KGSAI Terkait Dugaan Korupsi Ke-Polres OKU Selatan

- Penulis Berita

Selasa, 14 Januari 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU Selatan,Buktipetunjuk.IdKetua Tim Saber Pungli LSM Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (KGSAI) DPP Perwakilan Sumatera Selatan bersama Tim melaporkan dugaan Tindak pidana korupsi di Desa Bunut, kecamatan Mekakau Ilir Kabupaten OKU Selatan Sumatera Selatan yang diperkirakan mencapai Miliaran Rupiah. Senin 13 Desember 2025.

Dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh oknum kepala desa Bunut, kecamatan Mekakau Ilir Kabupaten OKU Selatan ini. Terendus, pasalnya ada beberapa masyarakat desa Bunut yang melapor ke LSM KGSAI. “Ketika tim LSM KGSAI turun kelapangan, mencari informasi dari beberapa warga masyarakat yang meminta namanya untuk tidak di publikasikan, mengatakan bahwa mereka tidak pernah merasakan manfaat dari program ketahanan pangan yang seharusnya bisa dirasakan oleh masyarakat dan kalaupun ada diserahkan ke masyarakat untuk mengelolanya.” katanya.

Terpisah LSM KGSAI dan Tim mandatangi mantan Ketua BPD yang menjabat semenjak 2022 hingga November 2024.” Ironisnya ketua BPD desa Bunut mengaku tidak pernah dilibatkan, dan tidak tau menau terkait alokasi Dana Desa selama beliau menjabat selaku ketua BPD.

Selanjutnya tim melanjutkan pertanyaan terkait siapa ketua karang taruna desa Bunut BPD juga tidak tau siapa ketua karang Taruna, bahkan beliau mengatakan tidak ada Karang Taruna di desanya, tim juga menanyakan terkait penyaluran dana desa untuk Bidang kesehatan desa, apakah sudah disalurkan ke bidan desa, beliau juga mengaku tidak tau.” jelasnya.

Sepulangnya dari rumah ketua BPD Tim LSM menelpon Bidan Desa BUNUT Bidan Desa menerangkan bahwa beliau juga tidak pernah merasa menerima Dana dari oknum kades untuk disalurkan ke bidang kesehatan, bahkan ibu Bidan juga pernah diminta uang jasa oleh kadernya, pada saat itu ibu bidan desa tidak punya uang, lalu ibu bidan memintakan uang jasa kader yang sudah membantunya ke bapak kades, bapak kades memberikan uang 50 ribu rupiah sambil marah-marah.” ungakp ibu bidan.

Baca Juga:  Di Harlah ke-26 PKB Sumsel, cabup Drs Ramlan Holdan adakan jalan sehat dan senam di ikuti ribu warga Muara Enim.

Dana yang digelontorkan dari pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat itu diduga tidak direalisasikan oleh oknum kepala desa Bunut tersebut, pasalnya beberapa dana diduga dimaling oleh oknum kepala desa mulai dari ketahanan Pangan yang dianggarkan ratusan juta rupiah selama 3 tahun 2022, 2023 dan 2024 masyarakat merasa tidak pernah menikmati, bahkan ironisnya masyarakat tidak tau kalo ada dana desa untuk ketahanan pangan pertanyaannya kemana aliran dana ketahanan pangan tersebut.

Bapak Indra Wahyudi saja tidak mengetahui padehal beliau adalah ketua Badan Pemusyawatan Desa (BPD) sebagai mitra kades, terkait realisasi dana desa tersebut. Juga Dana untuk Sub bidang kesehatan juga tidak jelas, masyarakat tidak pernah menikmati. Bidan Desa yang seharusnya menerima dana yang dianggarkan untuk direalisasikan ke masyarakat, ibu Bidanpun tidak tau, bahkan dari mulai menjabat sebagai bidan Desa dari tahun 2020 hingga sekarang ibu bidan tidak pernah menerima dana tersebut.

Belum lagi tercium aroma korupsi mark up Realisasi Mck/Wc 2023 sebanyak 5 unit yang bersumber dari dana desa senilai Rp 104.000.000 apakah benar pembuatan MCK/WC menelan dana sebanyak itu, dan untuk melengkapakan alat bukti laporan. Tim LSM KGSAI akan mengumpulkan bukti-bukti tambahan.” tandasnya.

(YA/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPP JMI Tempuh Jalur Hukum Gugatan Terhadap Sekda OKU, Masuk Sistem E-Filing di PN Baturaja
Polres OKU Selatan Berhasil Bekuk Terduga Pelaku Pengeroyokan Hingga Korban Meningal Dunia
Pembagian Hasil Tidak Sesuai Kesepakatan Awal, Puluhan Warga Tuntut PT SAP Kembalikan Lahan
Biro Perjalanan Umrah dan Haji VIS Travel Gelar Reuni Syukuran HUT Ke 10 di  Ballroom Atyasa Palembang.
Sejak Dibangun Irigasi Malah Debit Air Berkurang, Pembagian Air Tidak Merata Petani Warku Ranau Selatan Mengeluh
Polis Tangkap Pelaku Pembunuhan Akibat Selisih Pembagian Uang Hasil Panen Kopi
Unit PPA Polres OKU Selatan Amankan Kakek 74 Tahun Diduga Cabuli Cucu Kandungnya
Bupati OKU Berikan Dukungan Kepada Atlet Voli Yang Akan Bertanding Tingkat Kejurnas di Jakarta
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 21:29 WIB

DPP JMI Tempuh Jalur Hukum Gugatan Terhadap Sekda OKU, Masuk Sistem E-Filing di PN Baturaja

Minggu, 24 Mei 2026 - 14:16 WIB

Polres OKU Selatan Berhasil Bekuk Terduga Pelaku Pengeroyokan Hingga Korban Meningal Dunia

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:21 WIB

Pembagian Hasil Tidak Sesuai Kesepakatan Awal, Puluhan Warga Tuntut PT SAP Kembalikan Lahan

Senin, 18 Mei 2026 - 10:17 WIB

Biro Perjalanan Umrah dan Haji VIS Travel Gelar Reuni Syukuran HUT Ke 10 di  Ballroom Atyasa Palembang.

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:05 WIB

Sejak Dibangun Irigasi Malah Debit Air Berkurang, Pembagian Air Tidak Merata Petani Warku Ranau Selatan Mengeluh

Berita Terbaru