OKU Selatan,Buktipetunjuk.id –
Harapan masyarakat Desa Sukajaya dan Desa Pagar Dewa, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, untuk meningkatkan hasil pertanian justru berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan.
Sejak dibangunnya siring irigasi di wilayah tersebut, warga mengaku tidak lagi bisa menggarap sawah mereka secara maksimal. Bahkan, kondisi ini telah terjadi hingga tiga kali musim tanam.
“Kami sangat sedih, sejak ada pembangunan siring ini justru air tidak cukup. Sudah tiga kali kami tidak bisa garap sawah,” ungkap salah satu warga dengan nada kecewa. Kamis (14/05/2026).
Menurut warga, sebelumnya aliran air ke persawahan berjalan lancar dan mencukupi kebutuhan petani. Namun setelah adanya pembangunan irigasi, distribusi air dinilai tidak merata dan cenderung berkurang.
“Akibatnya, ratusan hektare lahan sawah terancam terbengkalai. Kondisi ini tentu berdampak langsung pada perekonomian masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian,” ujarnya dengan nada kecewa.
Warga berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera turun tangan untuk mengevaluasi pembangunan irigasi tersebut. Mereka meminta solusi konkret agar aliran air kembali normal dan petani bisa kembali menggarap sawah seperti sediakala.
“Kalau dibiarkan terus, kami bisa gagal panen berkepanjangan. Kami mohon pemerintah segera memperbaiki,” harap warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab berkurangnya debit air pada irigasi tersebut. (Ham)














