ABR Indonesia Perwakilan TUBABA Mendukung Tipikor Polres Periksa Kepalo Tiyuh Pagar Buana, Diduga Mark Up Anggaran Pembangunan Jalan Onderlagh DD 2025

- Penulis Berita

Senin, 29 Juni 2026 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBABA,Buktipetunjuk.id

Tim Paralegal Advokat Bela Rakyat ABR Indonesia mendukung penuh Tipidkor Satreskrim Polres Tulang Bawang Barat, dalam melaksanakan tugas penegakan hukum dan akan mengawal kasus dugaan Mark Up anggaran di 4 titik pembangunan jalan onderlagh Dana Desa TA 2025 di Tiyuh Pagar Buana Kabupaten Tulang Bawang Barat yang sudah kita laporkan.

Laporan resmi telah disampaikan ke Tipidkor pada Rabu, 24 Juni 2026 oleh pelapor Yahumin Karim dan Holidi

Lokasi 4 Titik Yang Dilaporkan Dugaan Mark Up diantarnya :

1 -RT 004 Suku 002 3 Mx 200M

2 -RT 003 Suku 002 B 200 M x 3 M

3- RT 003 Suku 002 dengan ukuran 200 M x 3 M dengan pagu anggaran Rp 59.070.000

4 -RT 003 Suku 002 Titik Lain Pelaksana TPK dengan Sumber Dana DD 2025 Kepalo Tiyuh inisial S

Tim Paralegal ABR menduga pengerjaan jalan onderlagh tidak sesuai juknis, pasalnya tanpa perhelasim, pasir alas, batu ngancing/berdiri, dan berem penguat. Kondisi bangunan seperti ini berpotensi merugikan keuangan negara.

“Kami minta Tipidkor Polres Tulang Bawang Barat turun langsung meninjau fisik bangun jalan onderlagh dan membandingkan dengan SPJ. Kalau sesuai standar kami apresiasi. Kalau tidak, proses hukum,” tegas Yahumin Karim dan Holidi. Kepada media Buktipetunjuk.id, Senin (29/6/2026).

Tim Paralegal ABR juga pernah menemukan ada salah satu oknum kepalo Tiyuh yang sudah pernah di laporkan dan beralasan sudah diperiksa Inspektorat dan aman. Namun setelah dilaporkan dan terbukti ada penyimpangan dan ada kerugian keuangan negara, baru mengembalikan uang

Baca Juga:  Proyek Inpres Tahap 2 Peningkatan Irigasi Disinyalir Dikerjakan Asal Jadi

“Dana Desa uang rakyat, harus dikerjakan sesuai aturan sejak awal,” ujar Tim Paralegal ABR

Tipidkor Polres Tulang Bawang Barat, Wajib turun lapangan karena laporan ini sudah masuk ranah pidana dugaan Tipikor. Sesuai KUHAP, penyidik berwenang melakukan penyelidikan dan penyidikan, termasuk cek fisik, ukur ulang, dan mengumpulkan alat bukti. Hasilnya menjadi BAP yang mengikat di pengadilan.

Inspektorat Sebagai Pengawasan, Bukan Penyidikan Pidana dan Inspektorat bertugas melakukan audit administratif dan fisik APBDes sesuai Permendagri No. 20/2018. Hasilnya berupa LHP. Jika ditemukan kerugian negara dan unsur pidana, LHP diserahkan ke APH/Tipidkor untuk diproses lebih lanjut.Jadi, hasil Inspektorat bukan penghalang proses pidana di Tipidkor.

Periksa Kepalo Tiyuh inisial S jangan terkecoh alasan sudah diperiksa Inspektorat, proses pidana tetap jalan jika ada unsur tindak pidana dan proses semua pihak yang terbukti terlibat tanpa tebang pilih.

Tim Paralegal Advokat Bela Rakyat ABR Indonesia akan terus memantau dan mengawal kasus ini sampai ada kepastian hukum.

Sampai berita ini diterbitkan kepala Tiyuh Pagar Buana belum bisa terkonfirmasi, media Buktipetunjuk.id membuka ruang seluas luasnya untuk menggunakan hak jawab atau klarifikasi guna keberimbangan pemberitaan. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk
Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda
AKP Rizky Dwi Cahyo, Mendapatkan Penghargaan Khusus Dari Kapolda Lampung
Pukul Rekan Kerja Pakai Balok Kayu, Pria Asal Bandar Lampung Ditangkap Polisi 
Tim Advokasi ABR Indonesia Tubaba Temukan Dugaan Mark Up Harga Satuan Porsi Menu MBG 
SJB Kerahkan Puluhan Advokat, Siap Hadapi Gugatan Rp 25 Miliar Togar Situmorang Terhadap Empat Media
KKN Mahasiswa IAI Tulang Bawang Mengusung Tema PHBS Berkolaborasi Dengan Masyarakat
Dana Desa Gunung Sari Tahun 2025 Diduga Dikorupsi dan Mark Up Anggaran
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:14 WIB

Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:53 WIB

Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

AKP Rizky Dwi Cahyo, Mendapatkan Penghargaan Khusus Dari Kapolda Lampung

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:21 WIB

Pukul Rekan Kerja Pakai Balok Kayu, Pria Asal Bandar Lampung Ditangkap Polisi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:57 WIB

Tim Advokasi ABR Indonesia Tubaba Temukan Dugaan Mark Up Harga Satuan Porsi Menu MBG 

Berita Terbaru