Sungguh Miris Nasib Anak Bangsa di Era Digitalisasi dan Globalisasi.

- Penulis Berita

Jumat, 17 Januari 2025 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya,Buktipetunjuk.id — Sangat miris nasib anak bangsa di era digitalisasi dan globalisasi, minimnya perhatian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat selama ini dengan melihat kondisi sekolah SDN Kubangsari yang memperihatinkan.

Mirisnya, sudah berjalan kurang lebih 7 (Tujuh) tahun pembelajaran anak-anak/siswa Sekolah Dasar Negri Kubangsari Desa Kertaraharja Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya, yang ditempatkan jauh dari sekolah induknya tidak mendapatkan tempat pembelajaran layaknya siswa yang lainnya disekolah induk. Hal ini dibenarkan oleh salah seorang guru yang dituakan di sekolah tersebut, Selasa (14/01/2025).

Ketika jurnalis Bukti Petunjuk menyambangi sekolah tersebut, kebetulan Bapak Kepala Sekolahnya sedang bertugas di salah satu SDN induknya karena di SDN Kubangsari beliau sebagai Kepala Sekolah PLT. Kamipun berbincang-bincang dengan salah seorang guru, beliau menjelaskan, “Bahwa benar disekolah ini ada 2 (dua) rombel kelas yaitu Kelas 1 (satu) dan Kelas 2 (dua) yang terpisah dan ditempatkan jauh dari sekolah induknya (SDN Kubangsari ), dikarenakan untuk mencapai sekolah induk jaraknya terlalu jauh apalagi bagi siswa ke1 dan kelas 2.” ungkapnya.

Baca Juga:  Pembangunan RKB SD Sinarmarga Disinyalir Dikelola Suami Istri Kepsek, Kualitas Bangunan Dipertanyakan?

Maka dengan demikian atas inisiatif kepala sekolah terdahulu terutama Bapak H. Jajang (sudah pensiun ) Komite sekolah, pemerintah Desa Kertaraharja dan warga masyarakat untuk membangun tempat belajar siswa berbentuk rumah panggung , itupun biayanya sebagian sumbangan alumni, tanahnya carik desa yang berlokasi di Kampung Manglid Kedusunan Mekarjaya Desa Kertaraharja Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya.” ujarnya.

Saat ini berjalan 2 (dua) Rombel yaitu Kelas 1 (satu ) sebanyak 19 siswa dan Kelas 2 (dua ) sebanyak 12 siswa, semuanya 31 siswa yang dipegang satu (1) orang guru kelas temasuk pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bahkan beliau guru perempuan yang masih honorer dan belum masuk dapodik, padahal sudah mengabdikan diri dari tahun 2020 hingga saat sekarang ini.

Ketika media ini menanyakan, apakah hal ini sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan atau ke dinas terkait lainnya? beliau menjelaskan Sudah disampaikan ke Dinas Pendidikan jauh jauh hari, bahkan dari pihak Dinas akan memonitoring tapi sampai saat ini pun tidak ada.” tandasnya.

(DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baru Dua Hari Digelar, Lapisan Hotmix Jalan Cikawung–Jayamukti Diduga Rusak. Proyek Rp 6,8 Miliar Disorot, Komisi III DPRD Tasikmalaya Siap Sidak
Revitalisasi SMPN 17 Kota Tasikmalaya Rp1,4 Miliar Disorot, Pekerja Diduga Tak Pakai APD Lengkap
KKG Sukaratu Digelar di SDN 2 Sukagalih, Matangkan Persiapan KKG Kabupaten Desember 2026
Penguatan HAM di SDN 1 Trimulyo, Upaya Cegah Bullying Sejak Dini
Warga Manggungjaya Resah, Dugaan Aktivitas Miras di Rumah Warga Jadi Sorotan
Tak Bisa Datang Mengambil, Kades Cimanuk Antar Beras Langsung ke Rumah Warga
TP PKK Kabupaten Tasikmalaya Sambangi Kampung Binaan Hegarsari, Warga Tanjungsari Sambut Hangat
Ketua P2SP Revitalisasi TK Mawarsari Rangkap Staf TU SMPN 2 Sukaraja, Izin Lisan Jadi Sorotan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:21 WIB

Baru Dua Hari Digelar, Lapisan Hotmix Jalan Cikawung–Jayamukti Diduga Rusak. Proyek Rp 6,8 Miliar Disorot, Komisi III DPRD Tasikmalaya Siap Sidak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Revitalisasi SMPN 17 Kota Tasikmalaya Rp1,4 Miliar Disorot, Pekerja Diduga Tak Pakai APD Lengkap

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:24 WIB

KKG Sukaratu Digelar di SDN 2 Sukagalih, Matangkan Persiapan KKG Kabupaten Desember 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Penguatan HAM di SDN 1 Trimulyo, Upaya Cegah Bullying Sejak Dini

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Warga Manggungjaya Resah, Dugaan Aktivitas Miras di Rumah Warga Jadi Sorotan

Berita Terbaru