Foto Ilustrasi
Lampung Timur,Buktipetunjuk.id –
Pencarian yang dilakukan tim gabungan sepanjang malam berakhir duka. Seorang pengendara sepeda motor Honda CB yang dilaporkan hilang usai kecelakaan tunggal dan terjatuh ke saluran Irigasi Batanghari, ditemukan meninggal dunia di wilayah Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (26/07/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Korban ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat yang sejak Sabtu (25/07/2026) malam melakukan penyisiran di sepanjang aliran irigasi. Jenazah ditemukan di sekitar saluran Irigasi Batanghari Bedeng 46.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengendarai sepeda motor Honda CB dari arah Sekampung, Lampung Timur menuju Kota Metro sekitar pukul 23.30 WIB bersama rombongan rekannya. Rombongan tersebut berjumlah lima orang dengan tiga sepeda motor. Dua motor berboncengan, sementara korban berkendara seorang diri.
Diduga kecelakaan terjadi akibat kondisi rem yang tidak pakem (blong) dan lampu penerangan kendaraan yang tidak maksimal. Saat melintasi tikungan tajam di kawasan irigasi, korban kehilangan kendali hingga terjatuh ke dalam saluran irigasi dengan arus deras.
Sepeda motor korban juga ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah.
Peristiwa ini menyita perhatian warga. Sejak pagi hingga malam, ratusan warga memadati lokasi untuk membantu proses pencarian.
Kesaksian Warga dan Keluarga
Salah seorang anggota keluarga korban membenarkan identitas korban. Korban diketahui bernama Andre Rian Saputra Bin Ponirin (19), belum bekerja, warga Dusun Enggal Mulyo, Desa Gedung Gumanti, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.
“Benar, korban masih keluarga saya. Saya mendapat kabar dari keluarga di Tegineneng. Korban tinggal di Dusun Enggal Mulyo Desa Gedung Gumanti,” ujarnya di lokasi.
Menurut keterangan rekan korban, sebelum kejadian mereka berkumpul di rumah salah satu temannya di Bedeng 53, Kecamatan Sekampung. Setelah itu mereka pulang menuju Kota Metro.
“Diduga karena rem kurang pakem dan lampu tidak terang, saat melewati tikungan tajam korban tidak mampu mengendalikan motornya hingga masuk ke saluran irigasi. Salah satu temannya sempat berusaha menolong, namun ikut terseret arus. Beruntung temannya berhasil diselamatkan dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit,” jelasnya.
Seorang warga Batanghari, Yono (43), mengatakan pencarian terus dilakukan hingga malam hari.
“Sejak pagi BPBD, TNI, Polri, dan warga melakukan penyisiran, tetapi hasilnya belum ada. Setelah Magrib kami bersama-sama berdoa dan membaca Surah Yasin di lokasi. Alhamdulillah, tidak lama setelah pencarian dilanjutkan, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul tujuh malam,” ungkap Yono.
Tindak Lanjut
Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi oleh petugas bersama warga dan dibawa menggunakan ambulans RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro untuk dilakukan pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.(Red/*)















