Pengendara Honda CB yang Terjatuh ke Irigasi Batanghari Lampung Timur Ditemukan Meninggal Dunia

- Penulis Berita

Senin, 27 Juli 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi 

Lampung Timur,Buktipetunjuk.id

Pencarian yang dilakukan tim gabungan sepanjang malam berakhir duka. Seorang pengendara sepeda motor Honda CB yang dilaporkan hilang usai kecelakaan tunggal dan terjatuh ke saluran Irigasi Batanghari, ditemukan meninggal dunia di wilayah Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (26/07/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban ditemukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat yang sejak Sabtu (25/07/2026) malam melakukan penyisiran di sepanjang aliran irigasi. Jenazah ditemukan di sekitar saluran Irigasi Batanghari Bedeng 46.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengendarai sepeda motor Honda CB dari arah Sekampung, Lampung Timur menuju Kota Metro sekitar pukul 23.30 WIB bersama rombongan rekannya. Rombongan tersebut berjumlah lima orang dengan tiga sepeda motor. Dua motor berboncengan, sementara korban berkendara seorang diri.

Diduga kecelakaan terjadi akibat kondisi rem yang tidak pakem (blong) dan lampu penerangan kendaraan yang tidak maksimal. Saat melintasi tikungan tajam di kawasan irigasi, korban kehilangan kendali hingga terjatuh ke dalam saluran irigasi dengan arus deras.

Sepeda motor korban juga ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan jenazah.

Peristiwa ini menyita perhatian warga. Sejak pagi hingga malam, ratusan warga memadati lokasi untuk membantu proses pencarian.

Kesaksian Warga dan Keluarga

Salah seorang anggota keluarga korban membenarkan identitas korban. Korban diketahui bernama Andre Rian Saputra Bin Ponirin (19), belum bekerja, warga Dusun Enggal Mulyo, Desa Gedung Gumanti, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

Baca Juga:  Pemkab OKU Targetkan Tahun 2026 Naik Predikat Nindya Dalam Penilaian KLA

“Benar, korban masih keluarga saya. Saya mendapat kabar dari keluarga di Tegineneng. Korban tinggal di Dusun Enggal Mulyo Desa Gedung Gumanti,” ujarnya di lokasi.

Menurut keterangan rekan korban, sebelum kejadian mereka berkumpul di rumah salah satu temannya di Bedeng 53, Kecamatan Sekampung. Setelah itu mereka pulang menuju Kota Metro.

“Diduga karena rem kurang pakem dan lampu tidak terang, saat melewati tikungan tajam korban tidak mampu mengendalikan motornya hingga masuk ke saluran irigasi. Salah satu temannya sempat berusaha menolong, namun ikut terseret arus. Beruntung temannya berhasil diselamatkan dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit,” jelasnya.

Seorang warga Batanghari, Yono (43), mengatakan pencarian terus dilakukan hingga malam hari.

“Sejak pagi BPBD, TNI, Polri, dan warga melakukan penyisiran, tetapi hasilnya belum ada. Setelah Magrib kami bersama-sama berdoa dan membaca Surah Yasin di lokasi. Alhamdulillah, tidak lama setelah pencarian dilanjutkan, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul tujuh malam,” ungkap Yono.

Tindak Lanjut

Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi oleh petugas bersama warga dan dibawa menggunakan ambulans RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro untuk dilakukan pemeriksaan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.(Red/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pelayanan Publik, Pemdes Pondokdalem Lantik Kepala Dusun Baru
Polisi Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, Korban Warga Lampung Timur
Pria di Lampung Utara Ditangkap, Diduga Aniaya Pacar hingga Tewas
Dampak Keracunan Makanan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmansyah Minta Evaluasi Menyeluruh dan Penanganan Serius
Dua Tersangka Kasus Sungai Kapas Belum Ditahan, LCKI dan Warga Ancam Demo ke Polres Merangin
MUSKAB PERTINA Tanggamus 2026: Agus Nurmanto Nakhodai Pengurus Baru, Bidik Dua Emas
ISPU 169, Udara Merangin Masih “Tidak Sehat” Akibat Karhutla
Karateka Muda Inkado Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, Raih Perunggu di Kajati Cup Sulut V 2026
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:55 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Pemdes Pondokdalem Lantik Kepala Dusun Baru

Rabu, 16 September 2026 - 22:17 WIB

Polisi Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, Korban Warga Lampung Timur

Rabu, 16 September 2026 - 21:16 WIB

Pria di Lampung Utara Ditangkap, Diduga Aniaya Pacar hingga Tewas

Rabu, 16 September 2026 - 21:03 WIB

Dampak Keracunan Makanan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmansyah Minta Evaluasi Menyeluruh dan Penanganan Serius

Rabu, 16 September 2026 - 20:42 WIB

Dua Tersangka Kasus Sungai Kapas Belum Ditahan, LCKI dan Warga Ancam Demo ke Polres Merangin

Berita Terbaru