Dampak Keracunan Makanan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmansyah Minta Evaluasi Menyeluruh dan Penanganan Serius

- Penulis Berita

Rabu, 16 September 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan, Buktipetunjuk.id –

Peristiwa keracunan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MTs Negeri 2 Kisaran mendapat perhatian serius Wakil Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Rosmansyah, STP.

Dirinya menyampaikan keprihatinan dan menyayangkan kejadian tersebut serta berharap menjadi bahan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang terus menerus.

Menurut Rosmansyah, kejadian tersebut tidak semestinya terjadi berulang kali,  sehingga menimbulkan keresahan ditengah tengah masyarakat.

“Kita tentu menyayangkan kejadian ini. Harusnya terkait pangan untuk anak – anak tidak main main, harus dengan standar tinggi, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Rosmansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (16/9/2026).

Rosmansyah meminta Satgas MBG Kabupaten Asahan bersama Dinas Kesehatan, SPPG, sekolah, Puskesmas dan pihak terkait lainnya untuk dapat melakukan evaluasi menyeluruh.

“Hal tersebut mulai dari kualitas bahan baku, sumber air, penyimpanan, kebersihan dapur dan peralatan, proses memasak dan pemorsian hingga waktu serta mekanisme distribusi makanan ke sekolah,” tegasnya.

Menurut Rosmansyah, makanan bergizi tersebut harus terlebih dahulu dipastikan higienis, aman dan layak dikonsumsi. Selain itu, pengawasannya juga perlu harus dilakukan secara rutin dan tidak hanya ketika terjadi persoalan.

“Evaluasi bukan hanya untuk mencari siapa yang salah. Yang terpenting itu adalah untuk mengetahui titik yang perlu diperbaiki. Mulai dari bahan masuk ke dapurnya sampai makanan itu diterima anak harus ada standar dan pengawasan yang jelas,” katanya.

Baca Juga:  16 Kg Emas Selundupan Dibongkar, URC Polda Sulut Diganjar Penghargaan

Rosmansyah juga mendorong Satgas MBG untuk dapat melakukan evaluasi preventif terhadap SPPG di Kabupaten Asahan serta dapat memastikan seluruh pengelola memenuhi ketentuan higiene, sanitasi dan tata cara penanganan makanan yang benar sesuai regulasi.

“Penanganan terhadap siswa harus menjadi prioritas terhadap siswa yang mengalami gangguan kesehatan,” terangnya.

Rosmansyah meminta RSUD Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran, Puskesmas dan fasilitas kesehatan terkait harus memberikan penanganan maksimal, cepat dan terkoordinasi.

“Keselamatan dan pemulihan anak-anak harus menjadi prioritas. Saya berharap seluruh siswa yang terdampak harus mendapatkan pelayanan kesehatan dengan sebaik-baiknya, sampai kondisinya benar-benar pulih,” tegasnya.

Ia juga berharap pemeriksaan terhadap sampel makanan, bahan baku, air maupun faktor lainnya dilakukan secara objektif, sehingga penyebab kejadian tersebut dapat diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan, bukan dugaan.

Menurut Rosmansyah, kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama tanpa saling menyalahkan. Satgas MBG, SPPG, Dinas Kesehatan, sekolah dan fasilitas kesehatan perlu memperkuat koordinasi serta sistem pengawasan dari hulu sampai hilir.

“Kita ingin program ini jangan menjadi momok yang menakutkan bagi anak-anak kita. Karenanya, Satgas BGN dan pemerintah daerah harus lebih serius menanganinya” pungkas Rosmansyah sembari mengakhiri pembicaraan.

(D3D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur
Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol
Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa
Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani
Kapolres Jombang Tatap Muka dengan Personel Polsek Ploso dan Plandaan, Tekankan Pelayanan Humanis
Kapolda Lampung Pimpin Langsung Pengungkapan Lima Kasus Narkoba: 61,9 Kilogram Sabu dan 19.696 Butir Ekstasi Disita
Karhutla Minahasa Utara Meluas, Api Mendekati Permukiman Agape 
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:47 WIB

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur

Kamis, 5 November 2026 - 12:57 WIB

Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol

Kamis, 5 November 2026 - 09:37 WIB

Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Kamis, 5 November 2026 - 08:56 WIB

Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa

Kamis, 5 November 2026 - 07:53 WIB

Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani

Berita Terbaru