Pencegahan TPPO Serta PMI Dirjen Imigrasi, Bertemu Ketua Imigrasen Malaysia.

- Penulis Berita

Sabtu, 10 Juni 2023 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Buktipetunjuk.id –Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM RI, Silmy Karim, menemui Ketua Pengarah Imigresen Malaysia, YBhg Dato’ Ruslin bin Jusoh, membahas solusi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) serta seputar Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Silmy mengatakan, negara harus hadir di setiap permasalahan yang dialami warganya. Oleh karena itu, dia bertandang ke Imigrasi Malaysia untuk mencari solusi terkait masalah PMI di negara tersebut.

Kedatangan kami ke Imigrasi Malaysia untuk mencari solusi bagi undocumented worker asal Indonesia yang bekerja di Malaysia bisa menjadi pekerja legal,” kata Silmy dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Kamis (8/6/2023). dilansir dari InfoPublik.id

Silmy menyebutkan, salah satu solusi yang ditawarkan pihaknya adalah Imigrasi Indonesia menyediakan paspor kepada pekerja migran Indonesia yang dokumennya tidak lengkap, kemudian imigrasi Malaysia menerbitkan izin kerja melalui prosedur tertentu.

“Seperti pemutihan, sehingga para Pekerja Migran Indonesia dapat memiliki dokumen yang lengkap,” ujar Silmy.

Lebih lanjut, Silmy bersama jajaran Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi juga mengunjungi Depot Tahanan Imigresen (rumah detensi imigrasi) Malaysia untuk menemui PMI.

Baca Juga:  Warga Jakarta tewas terjun bebas di jembatan merah Cinumpang Sukabumi.

Pada kesempatan itu, juga dilaksanakan proses pembuatan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) Republik Indonesia bagi tenaga kerja ilegal asal Indonesia untuk pemulangan ke Indonesia.

“Kami memperoleh data bahwa saat ini total WNI yg berada di Depot Tahanan Imigresen Malaysia berjumlah 309 orang. Selain itu, Ketua Pengarah Imigresen juga mengungkapkan ada 11.000 PMI yang telah dideportasi dari Malaysia,” ujar Silmy.

Silmy berharap, para calon PMI yang akan bekerja di luar negeri dapat melengkapi dokumen perjalanan dan persyaratan agar dapat bekerja dengan aman dan tenang di perantauan, serta terhindar dari potensi terjebak TPPO.

Kita semua tentu berharap seluruh calon Pekerja Migran Indonesia dapat bekerja dengan baik di luar negeri dan tidak menjadi korban TPPO. Kami minta melengkapi dokumen dan juga melalui prosedur yang benar sebelum bekerja di luar negeri. Jangan sampai tertipu oleh agen atau calo,” ujarnya.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenang Irjen Pol (Purn) Kamil Razak: Guru, Pejuang Hukum, dan Sahabat DePA-RI
KMP Batumandi Terbakar di Perairan Merak, Seluruh Penumpang Selamat
Kabar Duka Dunia Hukum: Kamaruddin Simanjuntak Telah Berpulang
Karhutla Meluas, Aktivis Putri Nabila Damayanti Soroti Nasib Satwa Dilindungi
Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan di 35 Polres, Layani Aduan Buruh
KPK Ungkap Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Rp148 Miliar
Sulitnya Mencari Nafkah Bukan Sekadar Keluhan, Saatnya Kebijakan Berpihak pada Rakyat
DePA-RI Desak Penegakan Hukum Karhutla: Negara Jangan Hanya Tunggu Hujan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Mengenang Irjen Pol (Purn) Kamil Razak: Guru, Pejuang Hukum, dan Sahabat DePA-RI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:03 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Perairan Merak, Seluruh Penumpang Selamat

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Kabar Duka Dunia Hukum: Kamaruddin Simanjuntak Telah Berpulang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:22 WIB

Karhutla Meluas, Aktivis Putri Nabila Damayanti Soroti Nasib Satwa Dilindungi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Kapolri Resmikan Desk Ketenagakerjaan di 35 Polres, Layani Aduan Buruh

Berita Terbaru