“Selamat Jalan Tokoh yang Mengajarkan Keteladanan dalam Sunyi”
JAKARTA, Buktipetunjuk.id –
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI) berduka. Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. A. Kamil Razak, S.H., M.H., wafat pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB di sebuah rumah sakit di Bandung.
Kabar duka itu disampaikan Ketua Umum DePA-RI, Dr. TM Luthfi Yazid, S.H., LL.M., atas nama keluarga besar organisasi. “Kepergian beliau adalah kehilangan besar, bukan hanya bagi DePA-RI, tapi juga bagi dunia hukum Indonesia,” kata Luthfi, Kamis (22/10).
Almarhum bukan orang baru di dunia penegakan hukum. Sebelum pensiun, Kamil Razak menapaki karier sebagai perwira tinggi Polri. Ia kemudian menempati posisi strategis di sejumlah lembaga negara: PPATK, OJK, Bakamla, hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Di akhir hayatnya, ia menjabat Rektor Universitas Langlang Buana, Bandung.
Namun di mata DePA-RI, Kamil lebih dari sekadar pejabat. Ia adalah salah satu pendiri organisasi, guru, dan
“pejuang dalam diam” yang ikut membesarkan DePA-RI. Sempat menjadi Pelaksana Tugas Ketua Umum saat Luthfi Yazid menunaikan ibadah haji, Kamil dikenal sebagai sosok yang menurunkan ilmu, keteladanan, dan semangat pengabdian.
“Bagi kami, beliau bukan sekadar tokoh organisasi. Beliau guru yang mengajarkan kehormatan profesi advokat lewat laku, bukan kata-kata,” ujar Luthfi.
Sepanjang hidupnya, Kamil Razak konsisten berada di dua kaki: aparat penegak hukum dan pendidik. Setelah purna tugas dari kepolisian, ia mendedikasikan diri pada dunia advokat dan pendidikan hukum. Nilai-nilai itu, menurut Luthfi, akan menjadi warisan penting DePA-RI.
“Jasa beliau mungkin terhenti oleh waktu, tetapi nilai perjuangan dan keteladanan yang diwariskan akan tetap hidup dalam langkah kami,” kata Luthfi.
Keluarga besar DePA-RI mendoakan agar almarhum diampuni segala khilaf, diterima amal ibadahnya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di sisi terbaik Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, DePA-RI menyampaikan belasungkawa dan doa agar diberi kekuatan serta keikhlasan.
Selamat jalan, Guru dan Pejuang.
Reporter: Megy









