Aroma Busuk Pengelolaan BOSP-BOP di Tanggamus: 21 PKBM Jadi Sorotan BPK

- Penulis Berita

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus,Buktipetunjuk.id –

Pengelolaan anggaran pendidikan di Kabupaten Tanggamus kembali menuai sorotan. Penyaluran Bantuan Sosial Program Semua Bisa Sekolah (SBS), Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Pendidikan Kesetaraan diduga bermasalah.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kejanggalan di 21 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Temuan itu mengungkap lemahnya tata kelola anggaran di Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus.

Pengelola PKBM Enggan Buka Data Siswa

Investigasi tim media di Kecamatan Ulubelu, Selasa, 13 Oktober 2026, menyasar PKBM Al Barokah di Pekon Pagar Alam. PKBM nonformal ini baru beroperasi sekitar tiga tahun.

Saat ditanya soal data siswa penerima BOSP, Padli, pemilik PKBM, menolak memberi keterangan. Ia berdalih trauma usai diperiksa Inspektorat dan diminta berkoordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan.

“Kalau siswa segala macam itu sudah lengkap. Tapi demi Allah, bukan saya tutup-tutupi. Setelah rapat dengan Inspektorat, katanya harus komunikasi dan tanya langsung ke dinas,” kata Padli, Selasa, 13/10/2026.

“PKBM Al Barokah berapa siswa dan segala macam, semua data itu ada di sana. Kalau saya, takut salah omong,” ujarnya.

Hibah Barang Tanpa Transparansi Harga

Kejanggalan lain muncul pada hibah sarana prasarana. Padli mengaku tak pernah menerima hibah dari Dinas Pendidikan Tanggamus. PKBM hanya menerima barang dari Kementerian berupa TV, laptop, dan hard disk eksternal yang dikirim melalui ekspedisi.

Baca Juga:  Sekda OKU Selatan Terpilih Pimpin Forsesdasi Sumsel 2026-2029

Barang itu diterima tanpa berita acara yang mencantumkan nilai atau harga satuan. Kejanggalan muncul setelah BPK mengaudit. Pengelola PKBM kemudian diminta mengisi sendiri rincian harga yang sudah ditentukan.

“Saya terima dari kementerian langsung. TV, laptop, sama hard disk, diantar ekspedisi,” tutur Padli.

“Kita dikasih TV tapi nggak tahu harganya. Sama BPK kita disuruh ngerinci: TV Rp26.240.000, laptop Rp6 juta sekian, hard disk Rp549.000, tapi berupa barang,” bebernya.

Desakan Klarifikasi Dinas Pendidikan

Dua hal jadi sorotan: tertutupnya data siswa penerima BOSP dan pola hibah barang yang baru dirinci nilainya usai audit BPK. Praktik ini mengindikasikan lemahnya akuntabilitas dalam penyaluran dana pendidikan kesetaraan.

PKBM, yang seharusnya jadi ujung tombak pendidikan nonformal, justru terbebani oleh buruknya tata kelola di level dinas.

Kini publik menanti klarifikasi Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus: berapa jumlah riil siswa penerima, bagaimana mekanisme penyaluran BOSP/BOP/SBS, dan mengapa hibah barang disalurkan tanpa transparansi nilai sejak awal.

Jika klarifikasi tak kunjung diberikan dan temuan BPK tak terjawab, Aparat Penegak Hukum (APH) diminta turun tangan mengusut dugaan penyimpangan anggaran pendidikan tersebut.

Pewarta: Zaini

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab Kapolda Lampung, Danrem 043/Gatam: Sinergi TNI-Polri Kunci Keamanan
Anggaran BTT Merangin Dipangkas Rp4,76 Miliar, Transparansi Dipertanyakan
Apresiasi Dedikasi Paskibraka, Pemkab Merangin Berangkatkan Peserta Study Tour ke-Lampung dan Sumsel 
Menko Pangan Zulhas Tinjau KDKMP di Natar Lampung Selatan 
GIBM Jambi Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru, Ketua DPC se-Provinsi Akan Bersilaturahmi
Penguatan HAM di SDN 1 Trimulyo, Upaya Cegah Bullying Sejak Dini
Empat Jam Geledah Kantor Dinas PUPR Kepahiang, Kejaksaan Sita 49 Dokumen Proyek Sanitasi
Sejumlah Kepala Pekon di Cukuh Balak Diduga Fiktifkan Laporan Dana Desa Program SBS 2023-2024, PKBM Ngaku Belum Dibayar
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Sertijab Kapolda Lampung, Danrem 043/Gatam: Sinergi TNI-Polri Kunci Keamanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Anggaran BTT Merangin Dipangkas Rp4,76 Miliar, Transparansi Dipertanyakan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Apresiasi Dedikasi Paskibraka, Pemkab Merangin Berangkatkan Peserta Study Tour ke-Lampung dan Sumsel 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Menko Pangan Zulhas Tinjau KDKMP di Natar Lampung Selatan 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:40 WIB

GIBM Jambi Siap Bersinergi dengan Kapolda Baru, Ketua DPC se-Provinsi Akan Bersilaturahmi

Berita Terbaru