Aktor Utama PETI Kotanopan Resmi Diselidik Polres Madina, Oknum Kades Singengu Julu Dibidik

- Penulis Berita

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal,Buktipetunjuk.id

Kasus dugaan tindak pidana kejahatan lingkungan dan aktivitas illegal PETI di Kotanopan mulai memasuki babak baru yang krusial. Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Bagus Priandy, secara resmi mendisposisikan laporan berbentuk pengaduan masyarakat terkait Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ke Kasat Reserse Kriminal melalui Kanit IV Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) untuk memulai tahap penyelidikan intensif.

Langkah hukum ini membidik langsung oknum Kepala Desa Singengu Julu berinisial GD dan rekannya PW, yang diduga kuat menjadi aktor intelektual di balik aktivitas tambang ilegal masif menggunakan alat berat di aliran Sungai Batang Gadis sesuai rilis resmi Tim Terpadu Pemprov Sumut kemaren.

Laporan setebal 19 halaman tersebut dilayangkan resmi minggu lalu oleh Magrifatullah Lubis (jurnalis) dan Ridwandi Nasution (aktivis mahasiswa/Direktur Eksekutif The Madina Green Institute).

Laporan ini dipicu oleh operasi penertiban skala besar Tim Terpadu Pemprov Sumut pada Kamis, 2 Juli 2026.

“Bukti di lapangan dan rilis resmi Pemprov Sumut sudah sangat benderang. Aktivitas PETI ini diduga kuat dikoordinasikan oleh oknum kades aktif berinisial GD dan PW” ujar para pelapor Magrifatullah dan Ridwandi kepada para awak media di pelataran Mapolres Madina (17/07) seusai mempertanyakan progress perkembangan kasus ke Polres.

Berkas laporan tersebut diperkuat bukti otentik, mulai dari dokumen rilis Pemprov Sumut yang mencantumkan nama terduga pelaku, kliping berita, video penggerebekan, hingga foto oknum Kades GD saat menerima teguran keras di lokasi.

Baca Juga:  Desakan Warga Makin Menguat, Amir Mahmud Diminta Mundur Dari Kepala MTs GUPPI Malintang

“Tindakan para mafia tambang, sudah tidak bisa ditolerir. Kami meminta Kapolres Madina lebih profesional, responsif, tidak tebang pilih, dan segera menetapkan GD dan PW sebagai tersangka,” tegas pelapor Ridwandi Nasution

Terduga pelaku didesak untuk dijerat pasal berlapis, termasuk UU Minerba (Pasal 158 UU No. 3/2020), UU No.32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, UU No. 11/ 2020 tentang Cipta Karya, UU No 8/2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), UU No 35/2009 tentang Narkotika, serta Pasal 421 KUHP tentang penyalahgunaan kekuasaan

Surat laporan ini menurut para pelapor, sengaja telah ditembuskan ke tingkat tertinggi, mulai dari Menteri Pertahanan RI yang juga Koordinator Nasional Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan), Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri ESDM, Kapolri, Kapolda Sumut, hingga sejumlah NGO/ organisasi lingkungan hidup tingkat nasional
guna mengawal atensi dan desakan publik agar aktor yang selama ini dinilai “kebal hukum” segera diringkus karena telah merusak alam dan ekosistem secara massif dengan aktivitas destruktif sekaligus mencoreng integritas penegakan hukum di Republik ini.

Publik kini menunggu sikap tegas kepolisian untuk memberantas PETI dengan meringkus para aktor intelektual/dalang utama untuk memutus mata rantai konspirasi dan sindikat kejahatan lingkungan.
(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Danrem 043/Gatam Hadiri Panen Raya Nasional Bersama Presiden RI
Kabag Ops Polres Mesuji Pimpin Kegiatan Jumat Curhat di Desa Margo Jadi. 
Demi Keselamatan Pengguna Lalu Lintas, UPT PPJ Mojokerto Pangkas Pohon Sepanjang Jalan Raya Kemantren
Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Bulanan, Sampaikan Empat Amanat Penting Kasad
Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk
Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda
AKP Rizky Dwi Cahyo, Mendapatkan Penghargaan Khusus Dari Kapolda Lampung
Pukul Rekan Kerja Pakai Balok Kayu, Pria Asal Bandar Lampung Ditangkap Polisi 
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:07 WIB

Aktor Utama PETI Kotanopan Resmi Diselidik Polres Madina, Oknum Kades Singengu Julu Dibidik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:31 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Danrem 043/Gatam Hadiri Panen Raya Nasional Bersama Presiden RI

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:49 WIB

Kabag Ops Polres Mesuji Pimpin Kegiatan Jumat Curhat di Desa Margo Jadi. 

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:04 WIB

Demi Keselamatan Pengguna Lalu Lintas, UPT PPJ Mojokerto Pangkas Pohon Sepanjang Jalan Raya Kemantren

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:23 WIB

Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Bulanan, Sampaikan Empat Amanat Penting Kasad

Berita Terbaru