Dari 11 Orang Diduga Pelaku Pemerkosaan, Ada Oknum Kades Dan Oknum Brimob.

- Penulis Berita

Minggu, 28 Mei 2023 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUKTIPETUNJUK.Id, Pragi Mountang –Remaja perempuan berusia 15 tahun sebut saja mawar nama samaran, di Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) diduga diperkosa 11 pria. Diantar pelaku tersebut ada oknum Brimob berinisial HST dan seorang kepala desa (Kades) inisial HR.

Para pelaku melakukan aksi bejatnya dengan mengiming-imingi korban dengan uang, baju hingga handphone. Kapolres Parimo AKBP Yudy Arto Wiyono mengatakan, para tersangka mengiming-imingi uang sebelum melakukan persetubuhan (pemerkosaan) itu.

Para pelaku memberikan makanan hingga handphone kepada korban. Selanjutnya para pelaku juga membelikan korban pakaian. “Pelaku ada juga yang memberikan makanan, pakaian serta pernah juga memberikan handphone kepada korban,” terangnya, Sabtu 27 Mei 2023.

Polisi telah menetapkan 10 dari 11 terduga pelaku sebagai tersangka dalam kasus ini. Satu orang yang belum menjadi tersangka adalah oknum Brimob HST. Saat ini polisi baru melakukan penahanan terhadap 5 orang tersangka. Sementara 5 lainnya baru akan dipanggil penyidik untuk diperiksa keterangannya. Dilansir dari media repelita.com

Baca Juga:  Kejari OKU Selatan Resmi Tahan Dua Pejabat Dispora Terduga Korupsi

Iya 10 tersangka, namun 5 orang yang sudah dilakukan penahanan dan 5 akan kita panggil untuk dilakukan pemeriksaan namun sampai saat ini belum ada konfirmasi,” ujar AKBP Yudy Arto Wiyono.

10 tersangka masing-masing berinisial NT, ARH, AR, AK, FA, DU, AK, AS, AW termasuk kades HR. Kasus dugaan pemerkosaan ini terjadi di beberapa lokasi di Parimo sejak April 2022 hingga Januari 2023.

Yudy mengungkap, HST terseret dugaan pemerkosaan tersebut setelah disebut oleh korban. Namun, keterangan korban harus didukung oleh keterangan saksi lain.

“Kalau oknum Brimob dalam kasus tersebut kita masih melakukan pendalaman dan pengembangan, dikarenakan keterangan tersebut masih berdasarkan dari keterangan korban saja,” ujarnya.

“Kita masih mencari keterangan dari saksi lainnya atau bukti lainnya untuk memperkuat dan mendukung daripada keterangan korban tersebut,” katanya.(*)

repelita.com.
(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk
Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda
AKP Rizky Dwi Cahyo, Mendapatkan Penghargaan Khusus Dari Kapolda Lampung
Pukul Rekan Kerja Pakai Balok Kayu, Pria Asal Bandar Lampung Ditangkap Polisi 
Tim Advokasi ABR Indonesia Tubaba Temukan Dugaan Mark Up Harga Satuan Porsi Menu MBG 
SJB Kerahkan Puluhan Advokat, Siap Hadapi Gugatan Rp 25 Miliar Togar Situmorang Terhadap Empat Media
KKN Mahasiswa IAI Tulang Bawang Mengusung Tema PHBS Berkolaborasi Dengan Masyarakat
Dana Desa Gunung Sari Tahun 2025 Diduga Dikorupsi dan Mark Up Anggaran
Berita ini 188 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:14 WIB

Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:53 WIB

Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

AKP Rizky Dwi Cahyo, Mendapatkan Penghargaan Khusus Dari Kapolda Lampung

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:21 WIB

Pukul Rekan Kerja Pakai Balok Kayu, Pria Asal Bandar Lampung Ditangkap Polisi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:57 WIB

Tim Advokasi ABR Indonesia Tubaba Temukan Dugaan Mark Up Harga Satuan Porsi Menu MBG 

Berita Terbaru