Kapolrestabes Semarang Awal Tugas Baru, Bangun Sinergi Dengan Serikat Pekerja Jelang May Day 

- Penulis Berita

Selasa, 21 April 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang,Buktipetunjuk.id

Mengawali tugasnya sebagai Kapolrestabes Semarang yang baru, Kombes Pol Heri Wahyudi langsung bergerak cepat membangun komunikasi dan sinergi dengan elemen buruh. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kondusivitas Kota Semarang menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) Senin, 20/4/2026.

Kunjungan kerja perdana tersebut menyasar dua organisasi pekerja, yakni Dewan Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja Indonesia Perjuangan (DPP FSPIP) di wilayah Genuk serta pengurus Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) di kawasan Pedurungan.

Di Kantor DPP FSPIP, Kapolrestabes Semarang beserta jajaran disambut langsung Ketua DPP FSPIP, Karmanto, bersama pengurus. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan, dengan agenda utama silaturahmi serta koordinasi teknis terkait rencana keberangkatan perwakilan buruh menuju Jakarta untuk mengikuti peringatan May Day 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolrestabes menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara kepolisian dan serikat pekerja, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Koordinasi ini juga mencakup pengaturan teknis perjalanan serta antisipasi potensi gangguan kamtibmas selama mobilisasi massa.

Usai dari Genuk, rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Sekretariat KSPN di wilayah Pedurungan. Agenda yang dibahas serupa, yakni memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi dalam menjaga situasi tetap kondusif, khususnya saat momentum May Day yang identik dengan penyampaian aspirasi oleh para pekerja.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung, dalam keterangannya turut menyampaikan imbauan kepada kalangan pelajar, khususnya siswa SMA sederajat, agar tidak terlibat dalam aksi demonstrasi May Day. Ia menegaskan bahwa sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, pelajar tidak diperkenankan mengikuti kegiatan unjuk rasa.

Baca Juga:  Usai Tinjau SMKN 4 Bandar Lampung Wapres Mengunjungi RSD Tjokrodipo Pastikan Layanan Kesehatan Berjalan

“Peran guru dan pihak sekolah sangat penting dalam melakukan pengawasan terhadap siswa. Kami juga mengingatkan agar tidak ada pelajar yang terpengaruh kelompok anarko maupun aktivitas yang berpotensi melanggar hukum,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap potensi pelanggaran hukum akan tercatat secara digital. Kota Semarang sendiri telah dilengkapi dengan sistem pengawasan berbasis CCTV di berbagai titik, termasuk lokasi-lokasi yang kerap menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Selain itu, fitur patroli digital melalui aplikasi Libas milik kepolisian juga memungkinkan pemantauan secara real-time, baik melalui kamera jalan raya maupun CCTV lingkungan hingga tingkat RT. Hal ini menjadi bagian dari strategi preventif untuk menekan potensi gangguan keamanan.

“Seluruh aktivitas di ruang publik dapat terpantau dengan baik. Ini diharapkan menjadi pengingat bagi semua pihak untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan pelanggaran,” tambahnya.

Melalui langkah awal yang proaktif ini, Kapolrestabes Semarang menunjukkan komitmennya dalam membangun pendekatan humanis dan kolaboratif, sekaligus memastikan peringatan May Day 2026 di Kota Semarang berlangsung aman, damai, dan kondusif.(Muh/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk
Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda
AKP Rizky Dwi Cahyo, Mendapatkan Penghargaan Khusus Dari Kapolda Lampung
Pukul Rekan Kerja Pakai Balok Kayu, Pria Asal Bandar Lampung Ditangkap Polisi 
Tim Advokasi ABR Indonesia Tubaba Temukan Dugaan Mark Up Harga Satuan Porsi Menu MBG 
SJB Kerahkan Puluhan Advokat, Siap Hadapi Gugatan Rp 25 Miliar Togar Situmorang Terhadap Empat Media
KKN Mahasiswa IAI Tulang Bawang Mengusung Tema PHBS Berkolaborasi Dengan Masyarakat
Dana Desa Gunung Sari Tahun 2025 Diduga Dikorupsi dan Mark Up Anggaran
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:14 WIB

Unit Tipidter Polres Tulang Bawang Barat Olah TKP dan Priksa Saksi, Kasus Dugaan Mafia Pupuk

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:53 WIB

Berhenti di Polresta Bandar Lampung, Kasus Wildan Masuk Polda

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:00 WIB

AKP Rizky Dwi Cahyo, Mendapatkan Penghargaan Khusus Dari Kapolda Lampung

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:21 WIB

Pukul Rekan Kerja Pakai Balok Kayu, Pria Asal Bandar Lampung Ditangkap Polisi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:57 WIB

Tim Advokasi ABR Indonesia Tubaba Temukan Dugaan Mark Up Harga Satuan Porsi Menu MBG 

Berita Terbaru