KEDIRI,Buktipetunjuk.id –
Sejumlah siswa SD Tarokan II, Kabupaten Kediri, mencetak prestasi dalam Babak Penyisihan PRISMA CHAMPIONS 2026, Olimpiade Matematika & Sains Terpadu jenjang SD/MI yang digelar GEMA Education Center, Ahad, 7 September 2026.
Ajang ini menjadi ruang bagi para siswa untuk menguji kemampuan akademik sekaligus melatih mental kompetisi sejak dini. Salah satu peserta, Aprilia Dewi Nawangsari, mengaku termotivasi setelah mengikuti olimpiade tersebut.
“Senang sekali. Setelah dapat piagam dan sertifikat, jadi makin semangat belajar,” ujarnya.
Capaian di PRISMA CHAMPIONS 2026 menambah deretan prestasi SD Tarokan II. Sebelumnya, siswa-siswi sekolah ini juga tercatat meraih juara 1, 2, dan 3 di berbagai kompetisi tingkat sekolah dasar, mulai dari akademik hingga non-akademik.
Kompetisi Jadi Sarana Asah Bakat
Kepala sekolah dan para guru menilai, keterlibatan siswa dalam kompetisi seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), hingga Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) berperan penting membentuk karakter disiplin, kreatif, dan percaya diri.
Tak hanya lomba, kegiatan ekstrakurikuler di sekolah juga difokuskan untuk memberi ruang eksplorasi minat siswa. Tujuannya agar anak berani mencoba, menghargai proses, dan terbiasa bekerja keras.
Peran Guru dan Orang Tua
Pengembangan potensi anak, menurut pihak sekolah, tak lepas dari kolaborasi guru dan orang tua. Guru bertugas mengenali bakat siswa dan memfasilitasinya, sementara orang tua memberi dukungan moril, pendampingan belajar, dan apresiasi atas setiap proses yang dilalui anak.
Dengan pendekatan belajar yang menyenangkan tanpa tekanan berlebihan, siswa diharapkan lebih leluasa mengenali keunggulan diri, baik di bidang akademik maupun seni dan olahraga.
Prestasi siswa SD Tarokan II ini menjadi bukti bahwa pembinaan sejak jenjang dasar dapat menjadi fondasi lahirnya generasi berdaya saing. Dukungan berkelanjutan dari sekolah, guru, dan keluarga diyakini akan mendorong lahirnya lebih banyak capaian di tingkat daerah hingga nasional.
Pewarta: M Fari Duddin









