Rehab Ruang Kelas SMAN 1 Punggur, Terindikasi Gunakan Baja Ringan Tidak Sesuai RAB dan Gelapkan Kayu Bekas.

- Penulis Berita

Rabu, 8 Oktober 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Tengah,Buktipetunjuk.id —Rehabilitasi ruang kelas SMAN 1 Punggur menelan anggaran Rp 1.215.095.000 bantuan pemerintah revitalisasi SMA tahun anggaran 2025. Kegiatan perbaikan bangunan ruang kelas yang rusak agar sesuai dengan standar dan dapat digunakan kembali untuk proses belajar mengajar, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyediaan sarana yang lebih baik, nyaman, dan kondusif bagi siswa dan guru.

Ketika tim media meninjau Kegiatan ini, terlihat berupa perbaikan ringan, penambahan, baja ringan dan tambal sulam bangunan, serta kusen interior, atap dan fasilitas pendukung lainnya. Ketika tim media menyambangi SMAN 1 Punggur, di Nunggal Rejo, Kec. Punggur, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung namun kepala sekolah sedang tidak berada ditempat, Rabu 8 Oktober 2025.

Tim media melihat fakta mengejutkan, kayu bekas bongkaran tidak terlihat sama sekali. Terindikasi kuat kepala sekolah gelapkan kaya bekas milik bongkaran ruang kelas, termasuk atap 13 ruangan kelas, 1 ruang Laboratorium IPA dan 1 Rehabilitasi ruang Perpustakaan dan kuat indikasi menggunakan baja ringan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Ditambah lagi, dari bongkar 15 ruangan sama sekali tidak terlihat kayu bekas di lokasi. Hanya saja ada beberapa kusen jendela yang masih tersisa.

Ketika dikonfirmasi kepala sekolah SMAN 1 Punggur, Bapak Didik Nuryadi melalui pesan WhatsApp dan telpon di nomor 0813-6605-XXXX namun tidak merespon. Kuat indikasi kalau kayu bekas bongkaran sekolahan SMAN 1 Punggur dibawa pulang kerumahnya kepala sekolah.

Baca Juga:  Kabar Gembira Dari Bapak Geta F, siap melayani pemasangan Foto terkait Video Tron.

Seharusnya, aset bekas bongkaran bangunan sekolah dan inventaris sebaiknya tidak dijual secara langsung oleh pihak sekolah dan harus melalui prosedur penghapusan dan penjualan sesuai peraturan yang berlaku untuk aset milik negara dengan melibatkan proses lelang, bukan penjualan langsung oleh pihak sekolahan. Atau dimiliki untuk pribadi, penjualan hanya bisa dilakukan setelah ada persetujuan dari pihak berwenang, seperti pengelola barang, dan hasil penjualan barang bekas akan menjadi aset sekolahan.

Menjual barang bekas milik bongkaran ruang sekolah tampa melalui proses lelang jelas melanggar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah.

Lebih lanjut, tim media ini mencoba menghubungi ketua komite SMAN 1 Punggur bapak Ujang di nomor 0813-7985-XXXX untuk menanyakan tentang kayu bekas bongkaran dibawa kemana itu merupakan aset Dinas Pendidikan Provinsi. Namun sangat disayangkan pak Ujang tidak juga merespon baik pesan WhatsApp maupun telepon tim media.

Sampai berita ini diterbitkan kepala sekolah SMAN 1 Punggur dan ketua komite bungkam, belum bisa terkonfirmasi oleh tim media. Berita ini membutuhkan informasi lebih lanjut dari kepala sekolah dan komite serta yang terlibat dalam pembangunan rehab. Bersambung.
(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SATGAS MARINIR NUSA BARUNG GANDENG PMI GELAR DONOR DARAH DI PUGER
11 Kelompok Tani Cihaurbeuti Dapat Bantuan Irigasi Pompa Kementan, Diharapkan Atasi Kekeringan
Aroma KKN di Puskesmas Gunung Tua Mencuat, 101 Pegawai Diduga Setor Tunai 10 Persen Jaspel ke Tata Usaha, Disebut Perintah Kapus
Dugaan Pemerasan Revitalisasi Sekolah, Kejati Lampung Panggil Puluhan Kepala Sekolah di Lamteng
Ketua MP4 Desak Pemkab Madina Benahi Stadion: Toilet, Ruang Ganti, dan Musholla Mendesak
Kapolres dan Forkopimda Jombang Gelar Patroli Besar, Sita Miras dan 9 Motor Knalpot Brong
Sengkarut Program MBG di Madina, HMI Desak DPRD Gelar RDP Lintas Sektoral
PERADI Metro Menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan VII Sebanyak 30 Peserta 
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:37 WIB

SATGAS MARINIR NUSA BARUNG GANDENG PMI GELAR DONOR DARAH DI PUGER

Sabtu, 7 November 2026 - 17:28 WIB

11 Kelompok Tani Cihaurbeuti Dapat Bantuan Irigasi Pompa Kementan, Diharapkan Atasi Kekeringan

Sabtu, 7 November 2026 - 15:45 WIB

Aroma KKN di Puskesmas Gunung Tua Mencuat, 101 Pegawai Diduga Setor Tunai 10 Persen Jaspel ke Tata Usaha, Disebut Perintah Kapus

Sabtu, 7 November 2026 - 14:48 WIB

Dugaan Pemerasan Revitalisasi Sekolah, Kejati Lampung Panggil Puluhan Kepala Sekolah di Lamteng

Sabtu, 7 November 2026 - 12:18 WIB

Ketua MP4 Desak Pemkab Madina Benahi Stadion: Toilet, Ruang Ganti, dan Musholla Mendesak

Berita Terbaru