Sejak 19 Juni 2026, Komisi A DPRD Asahan Belum Juga Melaksanakan RDP Yang Dimohonkan ALARM

- Penulis Berita

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan,Buktipetunjuk.id –

Aliansi Rakyat Mengawasi (ALARM) merasa kecewa dengan kinerja Komisi A DPRD Asahan karena belum juga dapat merealisasikan pelaksanaan rapat dengar pendapat (RDP) terkait seputar penggunaan anggaran di Sekretariat DPRD Kabupaten Asahan.

“Saya merasa sangat heran, apa alasan pihak komisi A DPRD Asahan sampai saat ini belum juga merealisasikan / melaksanakan RDP terkait seputar penggunaan anggaran di Sekretariat DPRD Asahan,” jelas D Siregar selaku koordinator ALARM saat ditemui di salah satu cafe di Kota Kisaran, Sabtu (1/8/2026).

Padahal, lanjut D Siregar, surat permohonan untuk pelaksanaan RDP terkait persoalan tersebut sudah dimasukkan ke Sekretariat DPRD Asahan sejak 19 Juni 2026 lalu.

“Namun hingga kini, pelaksanaan RDP terkait seputar penggunaan anggaran di Sekretariat DPRD Asahan belum juga dilaksanakan/direalisasikan,” terangnya.

Berdasarkan informasi dari sistem informasi rencana umum (SIRUP) tahun anggaran 2026 pada Sekretariat DPRD Kabupaten Asahan ditemukan:

Menurut D Siregar, adapun persoalan yang ingin disampaikan dan dibahas melalui RDP tersebut seperti adanya beberapa point / item untuk anggaran belanja makanan dan minuman rapat yang kalau dijumlahkan bernilai fantastis.

“Selain itu, adanya point/item anggaran untuk belanja medical check up senilai Rp 135.000.000. Adanya point/item anggaran untuk belanja makanan dan minuman aktivitas lapangan sebesar Rp 120.000.000,” katanya.

Baca Juga:  16 Kg Emas Selundupan Dibongkar, URC Polda Sulut Diganjar Penghargaan

Masih menurut D Siregar, adanya point/item untuk belanja modal alat rumah tangga lainnya (home use) senilai Rp 360.000.000..Adanya point/item untuk belanja modal mebel sebesar Rp 102.000.000.

“Adanya point/item untuk belanja sewa alat kantor lainnya sebesar Rp 855.000.000. Adanya point/item untuk belanja makanan dan minuman rapat sebesar Rp 1.795.125.000 dan Adanya point/item untuk belanja paket full day penyusunan program kerja sebesar Rp 128.212.500,” ketusnya.

Dirinya mengatakan jika pihak Komisi A DPRD Asahan sampai saat ini belum juga memberikan alasan sama sekali seputar belum dilaksanakannya RDP tersebut.

“Akibat belum dilaksanakannya RDP tersebut, sudah tentu akan menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga tersebut. Apabila belum juga dilaksanakannya RDP tersebut, dalam waktu dekat, kita akan membuat laporan ke Badan Kehormatan Dewan DPRD Asahan terkait persoalan ini,” tegasnya.

Sementara itu, sejumlah Staff di bagian umum Sekretariat DPRD Asahan mengaku jika surat permohonan RDP yang disampaikan oleh ALARM sudah diteruskan ke Komisi A DPRD Asahan.

Terpisah, Ketua Komisi A DPRD Asahan, Irwan Lumumba, SH terkesan enggan menjawab terkait pelaksanaan permohonan RDP yang disampaikan oleh ALARM tersebut.

(D3D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur
Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol
Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa
Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani
Kapolres Jombang Tatap Muka dengan Personel Polsek Ploso dan Plandaan, Tekankan Pelayanan Humanis
Kapolda Lampung Pimpin Langsung Pengungkapan Lima Kasus Narkoba: 61,9 Kilogram Sabu dan 19.696 Butir Ekstasi Disita
Karhutla Minahasa Utara Meluas, Api Mendekati Permukiman Agape 
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:47 WIB

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur

Kamis, 5 November 2026 - 12:57 WIB

Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol

Kamis, 5 November 2026 - 09:37 WIB

Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Kamis, 5 November 2026 - 08:56 WIB

Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa

Kamis, 5 November 2026 - 07:53 WIB

Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani

Berita Terbaru