Manajemen PTPN 4 Kebun Air Batu Diduga Melakukan Pemblokiran Informasi Terhadap Wartawan

- Penulis Berita

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan, Buktipetunjuk.id

Sikap bungkam manajemen PTPN 4 Kebun Air Batu saat dikonfirmasi awak media menjadi sorotan karena diduga telah menceredai prinsip keterbukaan informasi publik dan hak jawab media.

Meskipun wartawan media ini sudah berkali kali mencoba konfirmasi, baik melalui konfirmasi tertulis maupun melalui via aplikasi WhatsApp.

Namun pihak manajemen PTPN 4 Kebun Air Batu sampai saat ini belum juga memberikan keterangan / jawaban terkait adanya tanaman jagung di sebahagian HGU AFD 9 serta adanya sikap yang tidak mendukung program ketahanan pangan tahap 2 yang diajukan oleh Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan.

Dengan tidak memberikan jawaban terhadap konfirmasi tersebut, pihak manajemen PTPN 4 Kebun Air Batu dianggap telah melakukan sikap bloking informasi tersebut.

“Management PTPN 4 Kebun Air Batu diduga kuat telah melanggar hak jawab, dimana sikap bungkam tersebut dinilai melanggar koridor Undang undang Pers, dimana narasumber atau instansi memiliki kewajiban memberikan hak jawab atau hak koreksi yang berimbang,” jelas Sigit didampingi rekan jurnalis lainnya pada beberapa waktu lainnya.

Menurut mereka, sikap bungkam yang dilakukan oleh sejumlah pihak manajemen PTPN 4 Kebun Air Batu tersebut diduga telah memicu spekulasi publik.

“Kurangnya transparansi dari korporasi perkebunan negara ini memicu desakan audit investigasi maupun audit teknis secara independent,” ucapnya.

Mereka mengatakan selain melanggar prinsip keterbukaan informasi publik, sikap pihak PTPN 4 Kebun Air Batu yang enggan menjawab konfirmasi wartawan juga melanggar kode etik komunikasi perusahaan.

Baca Juga:  Ketua DPC PDIP Asahan Kecam Tindakan Sejumlah Security PT BSP Kisaran terhadap Ali Murdani Manurung

“Dampak sikap bungkam PTPN 4 Kebun Air Batu dapat menimbulkan kecurigaan publik dan merusak reputasi, dimana kepercayaan dan media terhadap perusahaan menurun,” teganya.

Sementara itu, pihak Management PTPN 4 Kebun Air Batu terkesan enggan untuk menjawab konfirmasi yang dilayangkan oleh wartawan media ini, baik melalui mendatangi kantor kebunnya secara langsung, melakukan konfirmasi via WhatsApp ke Asisten Kepala, maupun melalui konfirmasi secara tertulis kepada pihak manajemen.

Sebelumnya, pihak Management PTPN 4 Kebun Air Batu diduga kuat tidak mendukung program ketahanan pangan tahap 2 yang diajukan oleh Kepala Desa Sidomulyo, Kecamatan Tinggi Raja, Kabupaten Asahan.

“Pasalnya, pihak manajemen PTPN 4 Kebun Air Batu sampai saat ini sama sekali tidak menyetujui pemakaian lahan untuk program ketahanan pangan jilid 2 yang diajukan oleh Pemerintah Desa Sidomulyo,” jelas Miswati selaku Kepala Desa Sidomulyo saat dikonfirmasi pada beberapa waktu lalu.

Namun, lanjut Miswati, dirinya merasa heran dengan adanya tanaman jagung di sebahagian kawasan HGU AFD 9 PTPN 4 Kebun Air Batu tersebut.

“Jika Pemerintah Desa Sidomulyo tidak diizinkan untuk pemakaian lahan untuk program ketahanan pangan jilid 2, kenapa bisa orang lain dapat melakukan penanaman jagung di sebahagian lokasi HGU PTPN 4 Kebun Air Batu tersebut,” katanya dengan nada heran.

 (D3D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Pelayanan Publik, Pemdes Pondokdalem Lantik Kepala Dusun Baru
Polisi Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, Korban Warga Lampung Timur
Pria di Lampung Utara Ditangkap, Diduga Aniaya Pacar hingga Tewas
Dampak Keracunan Makanan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmansyah Minta Evaluasi Menyeluruh dan Penanganan Serius
Dua Tersangka Kasus Sungai Kapas Belum Ditahan, LCKI dan Warga Ancam Demo ke Polres Merangin
MUSKAB PERTINA Tanggamus 2026: Agus Nurmanto Nakhodai Pengurus Baru, Bidik Dua Emas
ISPU 169, Udara Merangin Masih “Tidak Sehat” Akibat Karhutla
Karateka Muda Inkado Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, Raih Perunggu di Kajati Cup Sulut V 2026
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 22:55 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Pemdes Pondokdalem Lantik Kepala Dusun Baru

Rabu, 16 September 2026 - 22:17 WIB

Polisi Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Seksual, Korban Warga Lampung Timur

Rabu, 16 September 2026 - 21:16 WIB

Pria di Lampung Utara Ditangkap, Diduga Aniaya Pacar hingga Tewas

Rabu, 16 September 2026 - 21:03 WIB

Dampak Keracunan Makanan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmansyah Minta Evaluasi Menyeluruh dan Penanganan Serius

Rabu, 16 September 2026 - 20:42 WIB

Dua Tersangka Kasus Sungai Kapas Belum Ditahan, LCKI dan Warga Ancam Demo ke Polres Merangin

Berita Terbaru