Kemarau Hantam Minahasa Selatan, Produksi Cabai BUMDes Garuda Lansot Anjlok 40 Persen

- Penulis Berita

Senin, 7 September 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MINSEL,Buktipetunjuk.id –

Kemarau panjang mulai menggerus produktivitas pertanian di Minahasa Selatan. Badan Usaha Milik Desa Garuda Lansot di Desa Lansot, Kecamatan Tareran, mencatat penurunan produksi cabai atau rica hingga 40 persen akibat cuaca ekstrem.

BUMDes yang mengelola program ketahanan pangan desa itu kini harus memutar otak. Dari biasanya 150-170 kilogram per panen, kini hanya mampu menghasilkan 90-100 kilogram.

“Kalau normal kami bisa panen 150 sampai 170 kilo. Sekarang turun jadi 90 sampai 100 kilo,” kata Direktur BUMDes Garuda Lansot, Steven Sumendap, Senin, 7 September 2026.
Air, Mulsa, dan Perang Melawan Hama

Steven menyebut air menjadi kunci utama. Untuk menjaga kelembapan tanah, pihaknya mengandalkan sistem leb dengan mengalirkan air ke parit antar-bedengan. Bila air makin terbatas, irigasi tetes jadi opsi.

“Penyiraman pagi atau sore. Kalau siang, tanaman malah stres kena panas,” ujarnya.

Mulsa plastik dan organik seperti jerami serta daun bambu juga dipasang untuk menahan penguapan.

Tantangan tak berhenti di kekeringan. Hama pengisap seperti kutu kebul dan thrips mengganas saat cuaca panas. Daun keriting dan risiko virus mengintai.

Karena itu, pemantauan rutin dilakukan. Daun tua dipangkas demi sirkulasi udara. Insektisida dipakai sesuai label, dengan fokus penyemprotan di bawah daun tempat hama biasa bersembunyi.

Baca Juga:  Usai Tinjau SMKN 4 Bandar Lampung Wapres Mengunjungi RSD Tjokrodipo Pastikan Layanan Kesehatan Berjalan

Soal nutrisi, Steven menegaskan pemupukan tak boleh kendor. Fosfor, kalium, kalsium, hingga asam humat diberikan agar akar kuat dan buah tetap terbentuk.

“Pemeliharaan memang harus ekstra. Kami jaga supaya penurunan tidak makin besar,” kata Steven.

Harga di Pasar Terancam Bergejolak
Penurunan produksi ini bukan sekadar urusan kebun. Di tingkat pasar, pasokan cabai yang menyusut sementara permintaan tetap tinggi berpotensi mendorong harga naik.

Hukum Tua Desa Lansot, Danny Karundeng, SE, menegaskan program ketahanan pangan tak boleh mandek karena cuaca.

“Cuaca bukan alasan berhenti. Justru harus lebih maksimal memelihara agar usaha tetap jalan,” ujar Danny.

Menurut dia, ketahanan pangan lewat BUMDes adalah strategi desa mengembangkan ekonomi sekaligus memberi manfaat langsung ke warga.

BUMDes Garuda Lansot dibentuk Pemdes Lansot untuk mengelola potensi ekonomi desa, menambah pendapatan asli desa, dan mendorong kesejahteraan lewat berbagai program. Cabai menjadi salah satu komoditas andalan.

Kini, di tengah kemarau yang membakar, BUMDes itu bertarung menjaga tanaman tetap berbuah. Sebab di tiap kilogram cabai yang selamat, ada ketahanan pangan dan roda ekonomi desa yang dipertaruhkan.

(Britim S Tampi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan
Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek
DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri
Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI
Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta
Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro
Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:02 WIB

DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Berita Terbaru