Bangko, Buktipetunjuk.id –
Isnedi, S.Kom., M.M. resmi terpilih sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Merangin periode 2026-2031. Penetapan dilakukan dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) ke-VI Kadin Merangin di Hotel Merangin, Bangko, Senin, 19 Oktober 2026.
Mukab dihadiri Ketua Umum Kadin Provinsi Jambi Usman Sulaiman, Ketua Kadin Merangin sebelumnya Syahidan Alfajri, anggota DPRD Merangin Hasren Puja Sakti dan Wikhe Efrilia, serta sejumlah kepala dinas terkait.
Bupati Merangin H. M. Syukur, melalui sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Zulhifni, menegaskan kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci mengejar visi Merangin Baru 2030.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dan dunia usaha tidak dapat berkembang optimal tanpa dukungan kebijakan yang tepat. Kita harus membangun hubungan yang saling menguatkan,” kata Zulhifni.
Dalam forum tersebut, Pemkab Merangin menyampaikan enam poin arahan strategis bagi kepengurusan Kadin yang baru:
1. Ketahanan Pangan dan Hilirisasi: Kadin diminta menjembatani rantai pasok petani ke pasar dan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.
2. UMKM dan Ekonomi Kerakyatan: Mengembangkan pasar digital untuk produk unggulan daerah seperti kopi, gula aren, batik, gelamai, dan batu Sungkai.
3. Koperasi dan Ekonomi Desa: Membangun kemitraan produktif bersama BUMDes dan Koperasi Merah Putih.
4. Dukungan Program Makan Bergizi Gratis: Pelaku usaha lokal dilibatkan aktif dalam rantai pasok pangan.
5. Investasi dan Lapangan Kerja: Menciptakan iklim investasi yang transparan dengan penyerapan tenaga kerja lokal secara maksimal.
6. Transformasi Digital: Mendorong pengusaha lokal menjadi pemain utama, bukan sekadar penonton.
“Ubah pola pikir: dari sekadar menjalankan kegiatan menjadi menghasilkan dampak. Dari menjual bahan mentah menjadi menghasilkan produk bernilai tambah tinggi,” ujar Zulhifni.
Dengan terpilihnya Isnedi, Kadin Merangin diharapkan memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menurunkan angka kemiskinan.
Reporter: Rudianto









