JOMBANG,Buktipetunjuk.id –
Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 yang digelar di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Kamis, 20 Agustus 2026, dinilai sebagai momentum strategis memperkuat sinergi ulama dan umara.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Jombang, M Syarif Hidayattuloh alias Gus Sentot, Rabu, 19 Agustus 2026. Ia menyatakan siap mengawal dan menyukseskan agenda lima tahunan NU tersebut.
“Muktamar NU ke-35 di Tambakberas adalah momentum sejarah. Sebagai wakil rakyat dan warga Jombang, saya berkewajiban ikut mengawal agar acara berjalan lancar, aman, dan membawa berkah untuk umat,” kata Gus Sentot.
Menurut dia, Muktamar bukan sekadar agenda organisasi, melainkan kehormatan bagi Jombang sebagai salah satu pusat peradaban NU. Karena itu, sinergi ulama dan umara perlu diperkuat untuk menyambut ribuan peserta, kiai, dan pengurus NU dari dalam dan luar negeri.
Gus Sentot menyebut DPRD Jombang akan mendorong dukungan anggaran, pengamanan, hingga fasilitasi infrastruktur demi kenyamanan tamu.
“Ini tentang marwah Jombang sebagai pusat peradaban NU. Pemerintah daerah, legislatif, hingga masyarakat harus turun tangan,” ujarnya.
Ia juga mengajak warga Jombang menjadi tuan rumah yang baik. Selain sukses penyelenggaraan, Muktamar diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lewat UMKM, penginapan, dan wisata religi.
“Jombang harus siap. Kita sambut para ulama dengan doa, kerja nyata, dan semangat khidmah,” kata dia.
Pewarta: Zuli









