Dugaan Korupsi Dana BOS dan Sertifikasi Guru di Pesisir Barat, Disdik: Itu Inisiatif K3S Sendiri

- Penulis Berita

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat,Buktipetunjuk.id –

Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Barat Lampung, angkat bicara terkait dugaan penyimpangan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan sertifikasi guru yang melibatkan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) setempat. Disdik menegaskan tidak pernah memerintahkan praktik tersebut.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, PAUD, dan PNFI Disdik Pesisir Barat, Hadiancha, SE, menyatakan dugaan korupsi itu murni inisiatif K3S.

“Dinas tidak pernah memerintahkan hal tersebut. Itu murni inisiatifnya sendiri dan orangnya agak gimana gitu,” kata Hadiancha saat ditemui Buktipetunjuk.id di ruang kerjanya, Rabu, 14 Oktober 2026.

Pernyataan ini menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya soal dugaan K3S Pesisir Barat menjadikan tiga pos anggaran sebagai lahan korupsi: dana BOS untuk pembuatan soal ulangan per mata pelajaran, pengadaan bener dan bendera kantor, serta dugaan pungutan liar sertifikasi guru di lingkungan Disdik.

Baca Juga:  Polres Metro Bongkar Praktik BBM Oplosan, Dua Pelaku dan Puluhan Derigen Berhasil Diamankan

Hadiancha berjanji akan memanggil K3S Pesisir Barat untuk dimintai keterangan. Ia menyebut Disdik telah melakukan penyelidikan awal terkait pungutan sertifikasi guru.

Hasilnya, pungutan yang ditarik bukan Rp50 ribu seperti diberitakan sebelumnya, melainkan Rp100 ribu per orang per enam bulan.

“Bukan Rp50 ribu, Bang. Yang dipungut itu Rp100 ribu, per orang per enam bulannya. Tahu saya, apa nggak gila itu, Bang,” ujar Hadiancha.

Hingga berita ini diturunkan, Buktipetunjuk.id belum memperoleh tanggapan dari pihak K3S Pesisir Barat terkait tudingan tersebut.

Reporter: B. Irawan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Pungli Rp12 Juta di Disdikbud Merangin Mencuat, Kasi PNF Bantah Terlibat
Selesaikan Bertahap, Komisi A Desak BPN Segera Terbitkan Sertifikat Tanah Ketajek
Disomasi Pascakebakaran Dapur MBG, Manajemen SPPG Simaninggir-Siabu Akhirnya Angkat Bicara
Tabung LPG Indoor Ancam Nyawa Relawan, Kepala SPPG Bukit Malintang Pilih “Bungkam”
Guru SD di Metro Laporkan Wali Murid ke Polisi: Diduga Dihina dan Diancam di Lingkungan Sekolah
Sulitnya Mencari Nafkah Bukan Sekadar Keluhan, Saatnya Kebijakan Berpihak pada Rakyat
KKG Sukaratu Digelar di SDN 2 Sukagalih, Matangkan Persiapan KKG Kabupaten Desember 2026
Penggunaan Gas “Melon” di SPPG Sibaruang Siabu Mencuat, Manajemen Sebut Force Majeure
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:33 WIB

Dugaan Pungli Rp12 Juta di Disdikbud Merangin Mencuat, Kasi PNF Bantah Terlibat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Selesaikan Bertahap, Komisi A Desak BPN Segera Terbitkan Sertifikat Tanah Ketajek

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Disomasi Pascakebakaran Dapur MBG, Manajemen SPPG Simaninggir-Siabu Akhirnya Angkat Bicara

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:48 WIB

Tabung LPG Indoor Ancam Nyawa Relawan, Kepala SPPG Bukit Malintang Pilih “Bungkam”

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Guru SD di Metro Laporkan Wali Murid ke Polisi: Diduga Dihina dan Diancam di Lingkungan Sekolah

Berita Terbaru