Angin Puting Beliung Disertai Hujan Deras Porak-Porandakan Talang Jawa dan Pasar Simpang, Warga Butuh Bantuan

- Penulis Berita

Sabtu, 4 April 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

OKU Selatan,Buktipetunjuk.id – Bencana angin puting beliung disertai hujan lebat menerjang Desa Talang Jawa, Kecamatan Simpang, Kabupaten OKU Selatan. Angin kencang disertai hujan deras itu mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan parah setelah tertimpa pohon kelapa dan pohon jengkol.

Tidak hanya di Desa Talang Jawa, dampak bencana juga meluas hingga kawasan Pasar Simpang. Sejumlah rumah warga dilaporkan rusak berat, sementara tiang listrik roboh dan jaringan kelistrikan terganggu, menambah risiko bagi keselamatan masyarakat.

Berdasarkan pantauan Tim Jurnalis Maestro Indonesia (JMI), kondisi di lapangan masih memprihatinkan. Banyak rumah belum tersentuh penanganan, pohon tumbang masih menutup area pemukiman, serta tiang listrik yang roboh belum dievakuasi.

Ironisnya, di tengah kondisi darurat tersebut, warga mengeluhkan belum adanya langkah konkret dari pihak pemerintah, khususnya di Desa Talang Jawa. Hingga saat ini, penanganan dinilai minim, sementara masyarakat harus bertahan secara mandiri di tengah kerusakan yang terjadi.

Baca Juga:  Pemkot Metro Lantik Delapan Pejabat Administrator

“Kami butuh bantuan cepat, bukan sekadar menunggu. Ini sudah darurat,” ungkap salah satu warga. Sabtu (04/04/2026)

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius terhadap kesiap-siagaan pemerintah desa maupun kecamatan dalam merespons bencana. Keterlambatan penanganan dinilai dapat memperparah kondisi warga serta meningkatkan risiko keselamatan, terutama akibat tiang listrik yang roboh dan material bangunan yang masih berserakan.

Tim JMI mendesak pemerintah Desa Talang Jawa, Kecamatan Simpang, hingga Pemerintah Kabupaten OKU Selatan untuk segera turun tangan melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, serta penyaluran bantuan kepada warga terdampak.

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa respons cepat, maka bukan hanya kerugian material yang bertambah, tetapi juga berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Bencana ini menjadi ujian nyata bagi kehadiran Pemerintah di tengah masyarakat. Warga kini menunggu aksi nyata, bukan sekadar janji,” tandasnya.(Tim/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur
Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol
Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa
Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani
Kapolres Jombang Tatap Muka dengan Personel Polsek Ploso dan Plandaan, Tekankan Pelayanan Humanis
Kapolda Lampung Pimpin Langsung Pengungkapan Lima Kasus Narkoba: 61,9 Kilogram Sabu dan 19.696 Butir Ekstasi Disita
Karhutla Minahasa Utara Meluas, Api Mendekati Permukiman Agape 
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:47 WIB

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur

Kamis, 5 November 2026 - 12:57 WIB

Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol

Kamis, 5 November 2026 - 09:37 WIB

Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Kamis, 5 November 2026 - 08:56 WIB

Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa

Kamis, 5 November 2026 - 07:53 WIB

Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani

Berita Terbaru