Kasus PETI Kades GD Mandek, Kasatreskrim Polres Madina Bungkam

- Penulis Berita

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal,Buktipetunjuk.id

Penanganan kasus dugaan penambangan emas tanpa izin (PETI) yang menyeret Kepala Desa Singengu Julu berinisial GD alias Maraginda Hakim Nasution mandek. Perkara yang dilaporkan sejak 6 Juli 2026 itu belum naik ke tahap penyidikan.

Pada Kamis, 27 Agustus 2026, tim jurnalis investigasi bersama koalisi aktivis melayangkan surat Permohonan Klarifikasi dan Konfirmasi Resmi Lanjutan ke Polres Mandailing Natal.

Hingga Sabtu, 29 Agustus 2026, Kasatreskrim Polres Madina AKP Try Boy Alvin Siahaan belum memberi tanggapan.

Empat poin konfirmasi ditujukan kepada Kapolres Madina AKBP Bagus Priandi dan Kasatreskrim.

Pertama, lambannya penyelidikan. Hampir dua bulan berlalu tanpa ekspose perkara untuk menaikkan status ke penyidikan.

“Kita mempertanyakan progres kasus ini tapi terkesan mandek. Kapolres jangan main-main. Kasus PETI yang jadi atensi khusus Presiden Prabowo harus segera diusut tuntas,” kata pelapor Magrifatullah Lubis di Panyabungan, Jumat, 29 Agustus 2026.

Kedua, belum adanya pemanggilan terhadap GD. Magrifatullah, mantan aktivis HMI, mempertanyakan alasan teknis maupun non-teknis penyidik belum memeriksa GD yang disebut sebagai pelaku utama. “Kasatreskrim harus tegas dan profesional. Jangan ada kesan kasus hukum bisa diperjualbelikan pengusaha PETI,” ujarnya.

Baca Juga:  BKAD Kota Metro Klarifikasi Pinjaman Daerah 20 Miliar dan Peruntukannya 

Ketiga, soal bukti. Direktur The Madina Green Institute (TMGI) Ridwandi Nasution menilai dokumentasi penertiban PETI Kotanopan oleh Pemprov Sumut awal Juli 2026 sudah cukup jadi bukti awal keterlibatan GD.

“Kapolres jangan pura-pura tidak tahu keterlibatan Kades GD. Siapa yang tidak tahu dia pelaku utama PETI Kotanopan? Mau bukti apa lagi?” kata Ridwandi.

Keempat, kontradiksi dengan instruksi Presiden. Ridwandi menyebut lambannya penanganan bertolak belakang dengan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada 15 Agustus 2026 yang memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI membabat habis mafia tambang.

“Instruksi Presiden harus dieksekusi. Tetapkan Kades GD sebagai tersangka. Kapolres jangan ragu tegakkan supremasi hukum,” tegasnya.

Ridwandi menyayangkan sikap tertutup kepolisian. Menurut dia, publik menanti kepastian hukum atas pengrusakan lingkungan menggunakan alat berat tersebut.

“Kami mendesak jawaban tertulis demi transparansi. Jika penundaan berlanjut, krisis kepercayaan publik bisa memicu aksi massa dan pelaporan resmi ke Kapolri,” kata aktivis PMII itu.

Hingga berita ini diturunkan, AKP Try Boy Alvin Siahaan belum memberi konfirmasi terkait tuntutan transparansi penanganan kasus PETI Singengu Julu.

(TIM/RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan
Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno
Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara
Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11
Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi
KPK Ungkap Guru SMA di Tasikmalaya Diduga Terlibat Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Sekda OKU Selatan Terpilih Pimpin Forsesdasi Sumsel 2026-2029
Anggota Polisi Jatuh dari Kapal di Perairan Mesuji Telah Ditemukan 
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:19 WIB

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan

Sabtu, 12 September 2026 - 21:07 WIB

Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara

Sabtu, 12 September 2026 - 13:47 WIB

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WIB

Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi

Berita Terbaru

Berita

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 Sep 2026 - 13:47 WIB