Polisi Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga Lampung Utara Tenggelam di Bendungan Way Rarem

- Penulis Berita

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara,Buktipetunjuk.id

Seorang warga Kabupaten Lampung Utara dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di Bendungan Way Rarem, tepatnya di wilayah Pulau Gadung, Desa Pekurun Selatan, Kecamatan Abung Tengah.

Korban diketahui bernama Aminudin (47), seorang petani asal Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat, Kabupaten Lampung Utara.

Peristiwa tersebut bermula pada Senin (4/5/2026), saat korban pergi mencari ikan dengan cara menyelam dan memanah secara manual sejak pagi hari. Namun hingga sore hari, korban tidak kembali ke permukaan dan diduga tenggelam.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Abung Tengah bersama masyarakat langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada Selasa (5/5/2026) dengan melibatkan tim dari BPBD Kabupaten Lampung Utara, namun hasilnya masih nihil.

Korban akhirnya ditemukan pada Rabu pagi (6/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara Ke-77 Polres Lampung Utara Gelar Upacara dan Syukuran.

Kapolres Lampung Utara AKBP Deddy Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Herawati menyampaikan bahwa setelah korban ditemukan, petugas bersama warga langsung melakukan evakuasi.

“Setelah menerima informasi penemuan korban, petugas bersama warga segera melakukan evakuasi dan membawa jenazah untuk dilakukan visum luar di Puskesmas Abung Tengah,” ujar IPTU Herawati.

Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan. Pihak keluarga juga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi,” jelasnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Polres Lampung Utara mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di perairan, terutama dengan metode menyelam tanpa pengamanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan guna menghindari kejadian serupa,” tutup IPTU Herawati.(Faisal/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepemilikan 2 Objek Surat di Kawasan DAS dan DMJ, Komisi C DPRD Asahan Segera Panggil Pihak-Pihak Terkait.
Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Mojokerto Damai, Ini Pandangan Hukum Kades Ir. Purwanto NP.L VS Advokat Rikha Permatasari
Sekber Tiga Organisasi Dewan Pers Matangkan Sarasehan dan Penguatan
SPPG Panggorengan Akui Ada Ulat di Ompreng MBG Siswa, Pengawasan MBG di Madina Dipertanyakan
Wakil Ketua LKBH (PB) PGRI Pusat Edi Ribut Harwanto Minta Menteri Hukum RI Jadi Mediator Penyelesaian 2 Lisme Pengurus PGRI
Praktisi Hukum Rikha Permatasari Kasus Kejahatan Terhadap Anak Dibawah Umur Harus Diproses Hukum
Penangguhan Penahanan Tersangka Dinilai Janggal, Kuasa Hukum Korban Minta Polisi Tahan Pelaku
Dinilai Merosot, Kamad MTs GUPPI Malintang Diduga Jarang Hadir dan Layak Diganti.
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:55 WIB

Polisi Turunkan Tim Gabungan Evakuasi Warga Lampung Utara Tenggelam di Bendungan Way Rarem

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:40 WIB

Kepemilikan 2 Objek Surat di Kawasan DAS dan DMJ, Komisi C DPRD Asahan Segera Panggil Pihak-Pihak Terkait.

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:20 WIB

Kasus Dugaan Pencabulan Anak di Mojokerto Damai, Ini Pandangan Hukum Kades Ir. Purwanto NP.L VS Advokat Rikha Permatasari

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:10 WIB

Sekber Tiga Organisasi Dewan Pers Matangkan Sarasehan dan Penguatan

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:59 WIB

SPPG Panggorengan Akui Ada Ulat di Ompreng MBG Siswa, Pengawasan MBG di Madina Dipertanyakan

Berita Terbaru