Kepemilikan 2 Objek Surat di Kawasan DAS dan DMJ, Komisi C DPRD Asahan Segera Panggil Pihak-Pihak Terkait.

- Penulis Berita

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan,BuktiPetunjuk.id –

Komisi C DPRD Kabupaten Asahan sahuti aspirasi yang disampaikan oleh Aliansi Rakyat Mengawasi Rakyat Mengawasi (ALARM) dengan cara melaksanakan rapat dengar pendapat (RDP).

Pelaksanaan RDP tersebut terkait adanya bangunan milik Asnan Panjaitan dan sebidang tanah berisikan tanaman sawit milik seseorang bermarga Tobing yang diduga memiliki surat di Dusun 2 Desa Rahuning 2, Kecamatan Rahuning, Asahan meskipun berada diantara kawasan DAS dan DMJ.

Kegiatan RDP yang dilaksanakan pada Selasa (5/5/2027) di ruang Komisi C DPRD Asahan dihadiri sejumlah anggota DPRD Komisi C DPRD seperti Kiki Komeni dan Jahar Ginting dan unsur pengurus ALARM.

Dihadapan sejumlah anggota komisi C DPRD Asahan, Koordinator ALARM, D Siregar mengungkapkan persoalan ini sebelumnya sudah pernah dibahas di Balai Desa Rahuning II pada beberapa waktu lalu.

“Pada pertemuan itu, kami merasa terkejut dengan penjelasan yang disampaikan oleh Asnan Panjaitan. Dimana beliau mengatakan jika bangunan dan kebun sawit itu memiliki surat,” jelasnya.

Menurut pengakuan Asnan, lanjut D Siregar, surat atas bangunan miliknya tersebut dikeluarkan oleh Paiman yang saat itu menjabat sebagai kepala Desa Rahuning.

Baca Juga:  Sinergi Polri Bersama Pemda, Temu Warga di Mekar Jaya Tulang Bawang Untuk Kemajuan dan Keamanan

“Disamping itu, Asnan juga menjelaskan jika areal kebun sawit yang berada disamping rumahnya itu juga memiliki surat,” katanya.

Mereka berharap kepada komisi C DPRD Asahan agar segera memanggil pihak-pihak terkait keabsahan surat atas bangunan dan kebun sawit yang berada di lokasi tersebut.

“Jika memang nantinya kedua objek tersebut memiliki surat seperti yang diutarakan oleh Asnan Panjaitan. Maka, komisi C DPRD Asahan diharapkan dapat menerbitkan rekomendasi untuk pembatalan suratnya, karena lokasi dua objek tersebut berada di kawasan DAS dan DMJ,” tegasnya.

Sementara itu, Zahar Panjaitan didampingi Kiki Komeni mengaku akan segera memanggil pihak-pihak terkait untuk mendengarkan penjelasan atas terbitnya dua surat di kawasan DAS dan DMJ.

“Segera akan kami panggil pihak-pihak terkait pada RDP lanjutan .Nantinya, kita akan mengetahui asal-usul terbitnya surat atas dua objek tersebut,” jelasnya.

(Dedi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur
Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol
Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa
Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani
Kapolres Jombang Tatap Muka dengan Personel Polsek Ploso dan Plandaan, Tekankan Pelayanan Humanis
Kapolda Lampung Pimpin Langsung Pengungkapan Lima Kasus Narkoba: 61,9 Kilogram Sabu dan 19.696 Butir Ekstasi Disita
Karhutla Minahasa Utara Meluas, Api Mendekati Permukiman Agape 
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:47 WIB

Polda Sulut Gagalkan Dugaan TPPO di Pelabuhan Bitung, Dua Korban di Bawah Umur

Kamis, 5 November 2026 - 12:57 WIB

Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol

Kamis, 5 November 2026 - 09:37 WIB

Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Kamis, 5 November 2026 - 08:56 WIB

Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa

Kamis, 5 November 2026 - 07:53 WIB

Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani

Berita Terbaru