JPKP Desak APH Usut Dugaan Setoran 20% Pada 45 Paket Proyek di Disdik Pesisir Barat

- Penulis Berita

Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Barat,Buktipetunjuk.id Menanggapi pemberitaan di Media faktalampung.id beberapa waktu lalu, terkait adanya dugaan wajib setor sebesar 20% pada setiap paket proyek yang ada di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Masyarakat (Ormas) Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), MH.Bangsawan, angkat bicara, Kamis (30/10/2025 ).

Menurut Bangsawan, pihaknya sudah lama mengendus adanya dugaan praktik-praktik curang yang ada didalam tubuh Disdik Pesibar. Bahkan, pihaknya mensinyalir banyak pungutan-pungutan liar lainnya dengan sistem yang tidak jelas yang dilakukan oleh oknum pejabat Disdik untuk keuntungan pribadi.

“Praktek curang dan culas, pungutan liar yang tidak jelas kegunaannya di duga sering terjadi. Untuk apa, semuanya tidak jelas”, kata Bangsawan.

Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa hal tersebut jelas telah melanggar regulasi yang ada dan sudah masuk dalam katagori KORUPSI.

Baca Juga:  PPAML Madina Mendesak APH Usut Tuntas Dugaan TPPU Tambang Emas Ilegal dan Dugaan Kepemilikan Lahan oleh Ali Imran Alias Kobol

“Oleh karenanya, Aparat Penegak Hukum (APH) baik Kejaksaan maupun Kepolisian, harus segera mengambil sikap tegas untuk melakukan upaya penyelamatan keuangan Negara khususnya di dalam tubuh Disdik Pesibar. Agar praktek-praktek curang dan culas yang sering terjadi di Disdik bisa di buka dengan gamblang”, tegasnya.

Sebab, lanjut Bangsawan, yang di rugikan akibat dari perbuatan curang dan culas oleh oknum pejabat Disdik tersebut adalah rakyat Indonesia, khususnya rakyat Pesisir Barat.

“Mari kita kawal bersama kasus ini, saya berharap APH segera menyelidiki adanya dugaan setoran yang ada di Disdik Pesibar, agar kebobrokan di tubuh Disdik selama ini bisa di ketahui masyarakat yang ada di Pesisir Barat”, pungkasnya. ( Budi Irawan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dampak Keracunan Makanan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmanyah Minta Evaluasi Menyeluruh Dan Penanganan Serius
Dua Tersangka Kasus Sungai Kapas Belum Ditahan, LCKI dan Warga Ancam Demo ke Polres Merangin
MUSKAB PERTINA Tanggamus 2026: Agus Nurmanto Nakhodai Pengurus Baru, Bidik Dua Emas
ISPU 169, Udara Merangin Masih “Tidak Sehat” Akibat Karhutla
Karateka Muda Inkado Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, Raih Perunggu di Kajati Cup Sulut V 2026
Polisi Sita 321 Botol Miras Ilegal di Wonosalam Jombang
Proyek Revitalisasi Rp1,6 Milyar di SDN Suko 1 Sidoarjo Diduga Abaikan K3, Pekerja Pakai Sandal Japit 
Ahli Waris Protes Pengukuran Tanah Desa Tincep Tanpa Libatkan Pemilik Batas
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:03 WIB

Dampak Keracunan Makanan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmanyah Minta Evaluasi Menyeluruh Dan Penanganan Serius

Rabu, 16 September 2026 - 20:42 WIB

Dua Tersangka Kasus Sungai Kapas Belum Ditahan, LCKI dan Warga Ancam Demo ke Polres Merangin

Rabu, 16 September 2026 - 17:13 WIB

MUSKAB PERTINA Tanggamus 2026: Agus Nurmanto Nakhodai Pengurus Baru, Bidik Dua Emas

Rabu, 16 September 2026 - 16:38 WIB

ISPU 169, Udara Merangin Masih “Tidak Sehat” Akibat Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 11:49 WIB

Karateka Muda Inkado Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, Raih Perunggu di Kajati Cup Sulut V 2026

Berita Terbaru