Warga Popareng Titip Tiga Aspirasi ke DPRD Minsel: Jalan Rusak, Data Bansos, dan MBG Belum Merata

- Penulis Berita

Sabtu, 5 September 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MINSEL,Buktipetunjuk.id –

Tiga persoalan mendesak mencuat saat Anggota DPRD Kabupaten Minahasa Selatan Noni Alce Luisye Singal, SE, menggelar reses di Desa Popareng, Kecamatan Tatapaan, Jumat, 4 September 2026.

Reses yang dikemas lewat dialog interaktif itu menjadi ajang warga menyampaikan keluhan langsung. Dari sejumlah aspirasi, tiga isu dinilai paling krusial: kerusakan jalan menuju Desa Wawona, ketidaksesuaian data Desil penerima bantuan sosial, serta belum meratanya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jalan Rusak Hambat Akses Kebun

Warga menyoroti kondisi jalan penghubung ke Desa Wawona yang rusak. Jalur tersebut tak hanya menghubungkan antardesa, tetapi juga menjadi urat nadi pertanian. “Jalan ini dipakai setiap hari untuk angkut hasil kebun. Kalau rusak, biaya produksi petani ikut naik,” kata salah satu warga.

Perbaikan jalan dinilai mendesak untuk menjamin mobilitas dan distribusi hasil pertanian.

Data Desil Dinilai Tak Akurat

Persoalan kedua terkait Desil, strata ekonomi yang menjadi basis penentuan penerima bansos. Warga menilai data yang tercatat tak sesuai kondisi riil.

Baca Juga:  Silaturahmi Kamtibmas, Kapolres Jombang Kunjungi Pondok Pesantren Tebuireng

“Perlu dikaji ulang. Banyak yang berhak justru tidak dapat bantuan karena salah data,” ujar tokoh masyarakat Eldat Agama.

MBG Belum Sentuh Sekolah di Popareng

Keluhan lain datang dari program Makan Bergizi Gratis. Warga menyebut anak-anak sekolah di Popareng belum pernah merasakan program tersebut.

“Torang pe anak sekolah sampai saat ini belum pernah rasa itu program MBG, ndak tau kapan,” kata Nen Lonteng, warga Popareng.

Dewan Janji Teruskan Aspirasi

Menanggapi hal itu, Noni Luisye Singal menyatakan akan meneruskan aspirasi warga ke pihak berwenang. Ia menegaskan tak ingin memberi janji berlebihan.

“Saya tidak berjanji, namun apa yang disampaikan dan menjadi harapan masyarakat akan saya upayakan semampu saya. Doakan agar harapan ini dapat ditindaklanjuti,” ucapnya.

Bagi warga Popareng, reses ini bukan sekadar agenda seremonial. Mereka berharap tiga persoalan itu mendapat solusi nyata dari pemerintah daerah maupun instansi terkait.

Reporter: Britmi S Tampi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan
Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek
DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri
Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI
Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta
Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro
Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:02 WIB

DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Berita Terbaru