Tiga WNA Diciduk di Bandara Sam Ratulangi Selundupkan 5,7 Kg Mas

- Penulis Berita

Rabu, 9 September 2026 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO,Buktipetunjuk.id

Petugas gabungan Bea Cukai dan Kepolisian Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara menggagalkan upaya penyelundupan 5,7 kilogram emas batangan yang disembunyikan di pakaian dalam tiga warga negara asing.

Ketiga pelaku berinisial JM dan TKC, warga negara Hong Kong, serta ZW, warga negara Cina, ditangkap saat hendak menaiki penerbangan internasional.

Emas tersebut dilebur menjadi lempengan tipis dan serbuk, lalu dijahit di balik pakaian dalam dengan modus body strapping agar lolos pemindaian awal.

“Kepada tiga pelaku kami temukan total 5,7 kilogram emas. Nilai taksirannya mencapai miliaran rupiah,” kata Kepala Kantor Bea Cukai Manado, Rabu, 9 September 2026.

Berdasarkan pemeriksaan keimigrasian, ZW masuk ke Indonesia menggunakan Visa on Arrival, sedangkan JM dan TKC memanfaatkan Bebas Visa Kunjungan.

Baca Juga:  Danrem 043/Gatam Sambut Kunker Pangdam XXI/RI ke Unit Pengelola Irigasi Way Rarem Lampung Utara

Dari hasil pemeriksaan bersama, petugas menemukan 19 bungkus serbuk emas dengan total berat 5,721 kilogram yang disembunyikan di pakaian dalam para penumpang.

Ketiga WNA kini diamankan bersama barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat dengan Undang-Undang Kepabeanan dan Undang-Undang Tindak Pidana Pencucian Uang.

Kasus ini menambah daftar penyelundupan emas melalui jalur udara di Indonesia Timur. Bandara Sam Ratulangi kerap menjadi titik rawan karena posisinya yang strategis sebagai pintu keluar menuju Filipina dan negara Asia Pasifik lainnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan
Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno
Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara
Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11
Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi
KPK Ungkap Guru SMA di Tasikmalaya Diduga Terlibat Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Sekda OKU Selatan Terpilih Pimpin Forsesdasi Sumsel 2026-2029
Anggota Polisi Jatuh dari Kapal di Perairan Mesuji Telah Ditemukan 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:19 WIB

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan

Sabtu, 12 September 2026 - 21:07 WIB

Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara

Sabtu, 12 September 2026 - 13:47 WIB

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WIB

Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi

Berita Terbaru

Berita

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 Sep 2026 - 13:47 WIB