SMPN 1 Talangpadang Disinyalir Bikin Baju Seragam Bahan Rapuh, Ditarik Kembali Tetapi Belum di Ganti.

- Penulis Berita

Senin, 22 Mei 2023 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGGAMUS,Buktipetunjuk.id –Bahan rapuh dan mudah sobek, batik seragam siswa/siswi tahun ajaran 2022-2023 Kelas VII SMP Negeri 1 Talangpadang di tarik kembali oleh pihak sekolah, yang hingga menjelang akhir tahun pelajaran 2023 masih belum ada kejelasan kapan akan di ganti baru. Atas informasi tersebut LSM GMICAK dan Wartawan datangi pihak sekolah, namun tidak mendapatkan tanggapan apapun sebab tidak bertemu dengan Kepala Sekolah.

Ditarik kembali karena bahan rapuh mudah sobek menyisahkan pertanyaan bagi Wali Murid pelajar kelas VII SMP Negeri 1 Talangpadang bukan tanpa sebab. Sekitar dua sampai tiga minggu setelah di bagikan, para orang tua komplain sebab bahannya yang rapuh batik ditarik pihak sekolah, namun hingga menjelang akhir ajaran tahun 2022-2023 seragam batik belum juga ada kejelasan akan di ganti baru, hal ini disampaikan oleh salah satu Wali Murid yang nama nya tidak mau di sebutkan.

“Sekitar dua sampai tiga minggu dibagikan lalu ditarik kembali, adanya komplain dari wali murid baju tersebut tidak layak pakai karena bahan nya rapuh dan sobek, ini sudah mau akhir ajaran tahun 2022-2023 untuk kelas VII,” tuturnya.

Pihak sekolah memberikan pernyataan akan mengganti baju pada saat akan di tarik, diketahui harga batik itu dibeli dengan nota pembelian senilai Seratus Ribu Rupian (Rp. 100.000,-) tercantum pada selembar bukti pembayaran yang di keluarkan dari sekolah.

“Pihak sekolah akan mengganti baju yang baru teruntuk kelas VII dan sampai saat ini belum ada ganti nya,” kata salah satu wali murid lainnya sembari memperlihatkan nota bukti pembayaran yang dikeluarkan pihak sekolah.

Baca Juga:  BUPATI BATANG HARI BUKA KONFERCAB GP ANSOR: DORONG PROGRAM MEMBUMI, PILIH PEMIMPIN ADAPTIF

Awak Media bersama Ketua LSM Gerakan Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (GMICAK), Arif Fahrudin, mencoba mendatangi pihak sekolah, namun sayang setelah mencoba menemui Kepala Sekolah dan menyampaikan tujuan kedatangan kami ke dewan guru serta pagawai Tata Usaha (TU), awak media menemui jalan buntu.

Menanggapi belum bertemunya Awak Media dan LSM GMICAK dengan Kepala Sekolah, Arif Fahrudin berharap agar pihak sekolah mau membuka diri serta transparan kenapa hal ini bisa terjadi, dan juga meminta Kepsek nya jangan terkesan alergi untuk menemui para Wartawan dan LSM.

“Hari ini, Senin (22/5/2023) kita coba menemui Kepala Sekolah SMP N 1 Talangpadang, ingin bertanya atas informasi yang kami terima ini dan tadi kita sama-sama ke sekolahan, namun memang sedang ada kegiatan. Kedatangan kami, telah kami sampaikan ke guru dan pegawai yang kami temui dan kami sampaikan maksud serta tujuan menemui Kepala Sekolah dan akan menunggu di Pos jaga sekolah tersebut, namun setelah lama menunggu tidak ada yang menemui kami di Pos jaga bisa atau tidak untuk bertemu Kepsek. Karena sudah lama menunggu dan belum ada tanggapan, saya bersama rekan-rekan wartawan meninggalkan sekolah SMPN 1 Talangpadang. Dalam hal ini, kami selaku LSM dan Wartawan selaku mitra meminta agar Kepsek bisa kooperatif, setidaknya memberikan tanggapan bisa apa tidak ditemui,” kata Arif.

(ROBI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI
Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta
Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro
Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan
LCKI Merangin: Sumpah Pemuda Jadi Momentum Jaga Pemuda dari Narkoba
Warga Ajung Jember Protes Pemasangan Tiang WIFI MyRepublic dan Transparansi Izin
Prajurit Remaja Diperkuat, Pangdam V/Brawijaya Lantik 267 Bintara Baru di Jember
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan

Berita Terbaru