Sejumlah Pihak Management PTPN 4 Kebun Air Batu “Bungkam” Saat Dikonfirmasi Terkait Adanya Tanaman Jagung Di Sebahagian Kawasan HGU AFD 9

- Penulis Berita

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asahan,Buktipetunjuk.id –

Sepertinya, sejumlah pihak yang tergabung dalam Manajemen PTPN 4 Kebun Air Batu terkesan”bungkam” saat dikonfirmasi terkait adanya tanaman jagung di sebahagian kawasan HGU di AFD 9.

Mulai dari Mandor 1, Asisten AFD 9 sampai dengan Asisten Kepala di PTPN 4 Kebun Air Batu sama sekali enggan untuk berkomentar saat dikonfirmasi terkait adanya tanaman jagung yang berada di sebahagian kawasan HGU AFD 9 tersebut.

Sebanyak dua kali wartawan media ini mencoba melakukan konfirmasi kepada sejumlah pihak manajemen PTPN 4 Kebun Air Batu tersebut, namun, tetap juga enggan memberikan statement maupun jawaban terkait adanya penanaman jagung di sebahagian areal HGU AFD 9 tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi tersebut, sebahagian kawasan AFD 9 PTPN 4 Kebun Air Batu tersebut tampak sudah berdiri tanaman jagung.

“Tanaman jagung yang berada di sebahagian areal HGU AFD 9 PTPN 4 kebun Air Batu tersebut ditanam oleh siapa ya, apakah ditanam oleh pihak manajemen perkebunan atau ditanam oleh oknum di luar manajemen,’ jelas Rizki yang merupakan aktivis di Kota Kisaran, Selasa (4/8/2026).

Jika tanaman jagung tersebut milik perusahaan, lanjut Rizky, sudah tentu pihak perusahaan PTPN 4 Kebun Air Batu harus memiliki izin konversi tanaman / komoditi.

Baca Juga:  Polisi Ringkus 2 Pelaku Penimbun Biosolar Bersubsidi, 44 Jeriken Disita 

“Jika tanaman jagung itu ditanam oleh oknum di luar manajemen, kenapa bisa  tanaman tersebut itu bisa ditanam dan berdiri di dalam kawasan HGU AFD 9,” jelasnya sembari merasa bingung.

Hal senada juga diutarakan oleh Mega yang juga sebagai aktivis lainnya. Dirinya mengaku sangat heran dengan adanya tanaman jagung di sebahagian areal / lokasi HGU di AFD 9 PTPN 4 Kebun Air Batu.

“Kok bisa tanaman jagung tersebut bisa ditanam dan berdiri di sebahagian lokasi HGU AFD 9 tersebut. Penanaman jagung di dalam kawasan HGU itu atas izin siapa ya ?, ” terangnya.

Mereka berharap kepada pihak direksi PTPN 4 agar segera turun ke lokasi tersebut untuk melakukan pengecekan terhadap adanya penanaman jagung di sebahagian areal HGU AFD 9 PTPN 4 Kebun Air Batu.

“Jika terbukti menyalahi aturan, berikan sanksi tegas kepada pihak-pihak yang nekat dan bertanggungjawab karena telah melakukan penanaman jagung di sebahagian kawasan HGU AFD 9 PTPN 4 Kebun Air Batu tersebut,” harap mereka.

(D3D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam
Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati
Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar
Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK
Kinerja Kepala Dinas Kominfo Merangin Dikritik: Dinilai Lamban Tangkal Isu Negatif
Pilkades Pulau Rakyat Tua Sempat Ricuh Akibat Warga Pemilik E-KTP Tak Bisa Mencoblos Di TPS
Polres Way Kanan Ungkap Curas Ranmor di 5 Lokasi dan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Warga Resah, Tambang Emas Ilegal di Belakang Perumahan BTN Merangin: 5 Mesin Donfeng Beroperasi Siang-Malam

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Bersinergi, Kapolres Jombang Jalin Silaturahmi dengan Bupati

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jombang Sambangi Ponpes Mambaul Ma’arif Denanyar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Diduga Selewengkan Retribusi Rp140 Juta, Puskesmas Tambang Emas Disorot BPK

Berita Terbaru