Puluhan Warga Kubangan Tompek Geruduk DPRD dan Kantor Bupati Madina, Tuntut Keadilan Lahan Sawit Pribadi yang Dijadikan Plasma

- Penulis Berita

Selasa, 4 Agustus 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PANYABUNGAN,Buktipetunjuk.id

Puluhan masyarakat Desa Kubangan Tompek dan Desa Pandan Sari, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar aksi damai di Gedung DPRD Madina dan Kantor Bupati Madina, Selasa (04/08/2026).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes atas dugaan perampasan lahan kebun kelapa sawit milik pribadi yang secara sepihak dijadikan sebagai lahan plasma oleh Koperasi Telaga Tujuh.

Massa yang tiba di Gedung DPRD Madina diterima langsung oleh Anggota Komisi II DPRD Madina dan Asisten I Setdakab Madina. Di hadapan wakil rakyat, warga menyampaikan keluh kesah mereka.

Tercatat ada sekitar 45 pemilik kebun kelapa sawit pribadi yang terdampak. Lahan tersebut telah dikelola secara mandiri selama bertahun-tahun, mulai dari ditanami, dipupuk, dirawat, hingga sudah menghasilkan panen untuk kebutuhan keluarga.
“Kebun itu sudah kami kelola sendiri, kami tanami, kami pupuk dan kami rawat. Hasilnya untuk anak dan istri di rumah. Tapi harapan kami sirna setelah Koperasi Telaga Tujuh menyatakan kebun kami dijadikan sebagai plasma Desa Kubangan Tompek dan Pandan Sari,” ujar Rusdan, salah seorang warga Desa Kubangan Tompek.
Rusdan menambahkan, pihak koperasi beralasan menjadikan lahan warga sebagai plasma karena kekurangan lahan plasma mereka.

Baca Juga:  Apes Motor Janda Dibawa Kabur Kenalannya di Tiktok, Saat Diajak Makan Bakso

Dalam aksi di dua lokasi tersebut, warga menyampaikan 4 tuntutan tegas:

1. Mendesak pejabat instansi terkait untuk mencari solusi terbaik atas lahan masyarakat yang akan disita untuk menutupi kekurangan lahan plasma Desa Kubangan Tompek.

2. Meminta Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal untuk memeriksa kebenaran keterangan Koperasi Telaga Tujuh yang menyatakan kekurangan lahan plasma.

3. Meminta instansi pemerintah terkait untuk memastikan dan memverifikasi kepemilikan serta luasan lahan plasma Desa Kubangan Tompek dan mempublikasikannya secara terbuka kepada publik.

4. Meminta Koperasi Telaga Tujuh untuk transparan dalam pengelolaan keuangan kebun plasma, meliputi rincian biaya operasional, hasil produksi, dan pembagian hasil kepada peserta plasma serta masyarakat Desa Kubangan Tompek.

Menanggapi aspirasi tersebut, DPRD Madina dan Pemerintah Daerah Madina berjanji akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan pimpinan DPRD Madina untuk menindaklanjuti tuntutan warga.

Pihak legislatif dan eksekutif juga berkomitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat Desa Kubangan Tompek dan Pandan Sari serta mendorong penyelesaian permasalahan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

(Magrifatulloh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Warga RW 04 Tejoagung Semarakkan HUT RI ke-81 Gelar Jalan Sehat dan Doorprize
URC Polres Metro Bekuk 4 Pelaku Curas, 3 di Antaranya Masih di Bawah Umur
Diduga Ada Pernikahan Siri Dua Anak di Bawah Umur di Ulu Belu, KUA: Tidak Tercatat
PHBI Sentulan Gelar Khitan Massal dan Pengajian Maulid Nabi, Gandeng Rafika Foods
Kasrem 043/Gatam Hadiri Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Tekankan Kehormatan Merah Putih
Proyek Revitalisasi KOBER Assurur Tasikmalaya Diduga Tak Sesuai Spek, Pekerja Abaikan K3
Proyek Jalan Puspahiang Mandalasari Tasikmalaya Rp6,8 Miliar Mangkrak, Pekerja Dikeluhkan Kekurangan Bahan
PC IMM Madina Ultimatum Kapolres: Usut Dugaan PETI di Simpang Tolang dalam 3×24 Jam
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:25 WIB

Ratusan Warga RW 04 Tejoagung Semarakkan HUT RI ke-81 Gelar Jalan Sehat dan Doorprize

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:49 WIB

URC Polres Metro Bekuk 4 Pelaku Curas, 3 di Antaranya Masih di Bawah Umur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:09 WIB

Diduga Ada Pernikahan Siri Dua Anak di Bawah Umur di Ulu Belu, KUA: Tidak Tercatat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:02 WIB

PHBI Sentulan Gelar Khitan Massal dan Pengajian Maulid Nabi, Gandeng Rafika Foods

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Kasrem 043/Gatam Hadiri Pengukuhan Paskibraka Lampung 2026, Tekankan Kehormatan Merah Putih

Berita Terbaru