Polri segera usut tuntas dan tangkap nara hubung di flayer tolak Wakapolri.

- Penulis Berita

Jumat, 30 Juni 2023 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Buktipetunjuk.id Munculnya flyer ajakan aksi damai menolak Wakapolri, yang disebar di Medsos, hal ini bisa menimbulkan kegaduhan dan menimbulkan hal yang tidak baik di tatanan pemikiran masyarakat.
Seruan aksi damai, yang dilakukan oleh oknum mahasiswa yang sebarkan lewat flyer dan tercantum nomor HP narahubung 082164726170. setelah ditelusuri melalui aplikasi perpesanan, kontak narahubung tersebut mucul nama Khairul Azmi Sinaga.

Hal ini patut dipertanyakan, ada indikasi ikut campur dari pihak-pihak tertentu yang ada di belakang ajakan aksi tersebut.

“Saya mengajak teman teman mahasiswa untuk tidak gegabah, dan harus cermat dalam bertindak. Sebagai mahasiswa harus jeli terhadap kelompok-kelompok tertentu yang menggunakan atas nama mahasiswa untuk kepentingannya sendiri,” kata salah seorang mahasiswa di jakarta yang tidak mau disebut namanya.

“ Kapolri harus usut tuntas dan tindak oknum-oknum mahasiswa yang menyebar flayer untuk aksi damai menolak Wakapolri ini. Karena tidak etis flayer yang disebar hanya menimbulkan kegaduhan,” karena hal tersebut murni urusan internal Polri dan sudah menjadi putusan Presiden tuturnya.

Baca Juga:  Ada apa?? Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim sambangi KPK.

Senada juga disampaikan pengamat kebijakan publik Nugroho JN. Dia menegaskan jangan menjadi mahasiswa yang mudah melakukan aksi demonstrasi. Apalagi demo kecil-kecil yang notabene adalah pesanan dari pihak-pihak tertentu.
“Jangan sembarang melakukan aksi demonstrasi. Apalagi kalau demo pesanan kecil-kecilan, dan hanya pesanan dari pihak-pihak tertentu,” ujarnya.

“ Sebagai generasi muda, mahasiswa harusnya lebih fokus mempersiapkan diri dalam menjemput masa depannya. Kritis terhadap kebijakan yang tidak bersentuhan langsung dengan masyarakat, boleh, tapi harus konstruktif, edukatif, jernih, dan mampu memandang persoalan berbangsa dan bernegara dalam perspektif yang luas,” tuturnya

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lampung Siap Menyambut 11 Provinsi Delegasi Purna Jambore Nasional di Rakernas PJ91
Mahasiswa Tergabung Dari BEM UI Dalam Demonstrasi Sampaikan 5 Tuntutan
KPK OTT Lima ASN BPK Terkait Dugaan Suap Dari Pemkab Muara Enim
Dikabarkan 10 Orang Terjaring Dalam OTT KPK Bupati Muara Enim
Episensi Anggaran, BGN Akan Manfaatkan Kantin Sekolah Untuk Program MBG
Kejagung Tetapkan Dugaan Kasus Korupsi Dana MBG, Dadan Hindayana Kepala BGN dan 2 Orang Rekannya
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana, Usai Diperiksa Jampidsus Kejagung Keluar Menuju Mobil Tahanan
Prabowo Subianto Copot Kepala BGN Agar Kedepan Makin Transparan dan Akuntabel
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:15 WIB

Lampung Siap Menyambut 11 Provinsi Delegasi Purna Jambore Nasional di Rakernas PJ91

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:32 WIB

Mahasiswa Tergabung Dari BEM UI Dalam Demonstrasi Sampaikan 5 Tuntutan

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:03 WIB

KPK OTT Lima ASN BPK Terkait Dugaan Suap Dari Pemkab Muara Enim

Senin, 8 Juni 2026 - 17:49 WIB

Dikabarkan 10 Orang Terjaring Dalam OTT KPK Bupati Muara Enim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:25 WIB

Episensi Anggaran, BGN Akan Manfaatkan Kantin Sekolah Untuk Program MBG

Berita Terbaru