Pihak Keluarga Kecewa, Dugaan Perundungan di SMAN 2 Merangin Dinilai Tak Ditangani Serius: Jangan Jadikan Lelucon

- Penulis Berita

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERANGIN,Buktipetunjuk.id –

Dugaan kasus perundungan terhadap siswa SMAN 2 Merangin, Jambi mencuat ke publik setelah keluarga korban menilai penanganan sekolah tak memadai. Korban, siswa kelas X.E5 berinisial C.W.A, disebut menangis dan enggan kembali ke sekolah usai diduga dirundung sejumlah teman sekelasnya.

Keluarga awalnya memilih jalur kekeluargaan. Kakak korban mengaku telah meminta Kepala SMAN 2 Merangin, Jontra Voltra, menindaklanjuti kasus yang menimpa adiknya. Dari mediasi itu, disepakati para terduga pelaku membuat video permintaan maaf kepada korban dan keluarga.

Namun, isi video justru memicu kekecewaan baru. “Kami awalnya senang karena masalah ini mau diselesaikan baik-baik. Tapi setelah video dikirim, kami malah kecewa. Ada yang senyum-senyum dan ada pula yang ketawa. Kami merasa masalah adik kami seperti tidak dianggap serius,” kata kakak korban, Rabu, 28 Oktober 2026.

Keluarga mendesak sekolah tak menganggap enteng kasus ini. “Kami ingin sekolah benar-benar serius mengurus masalah adik kami. Jangan sampai kami merasa persoalan ini hanya dijadikan mainan atau lelucon,” ujarnya.

Kepala Sekolah: Akan Dicek, Bisa Diulang

Dikonfirmasi terpisah, Jontra Voltra menyatakan belum sempat memeriksa isi video tersebut. “Maaf, kami lagi sibuk nian ado kegiatan di sekolah jadi belum terpantau isi dari video permintaan maaf tersebut. Akan saya lihat dulu video itu. Kalau memang belum bagus, akan saya suruh buat ulang lagi yang benar-benar serius,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga:  Denzibang III Salatiga Tinjau Progres Jembatan Garuda di Grobogan, Pastikan Struktur Aman

Pernyataan itu menandakan evaluasi internal sekolah terhadap video permintaan maaf masih akan dilakukan.

Desakan ke Dinas Pendidikan

Pengamat hukum sekaligus pengacara di Jambi, AZ, menilai kepala sekolah wajib memastikan lingkungan pendidikan aman.

“Kalau kepala sekolah tidak bisa menyelesaikan permasalahan bullying yang terjadi di sekolah yang dia pimpin, sebaiknya tidak usah menjabat di sana lagi. Kepala sekolah harus hadir menyelesaikan semua persoalan, bukan mendiamkan,” kata AZ.

Ia meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jambi turun tangan. “Saya meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi tegas menindaklanjuti kasus bullying di SMAN 2 Merangin ini. Panggil kepala sekolahnya dan ambil tindakan yang diperlukan apabila memang ditemukan kelalaian,” ujarnya.

Kasus ini kembali menegaskan: perundungan bukan candaan. Dampaknya menggerus kondisi psikologis, rasa percaya diri, hingga keinginan siswa untuk belajar.

Publik kini menunggu langkah konkret SMAN 2 Merangin dan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Penyelesaian yang objektif dan berpihak pada perlindungan siswa menjadi kunci.

Catatan Redaksi: Seluruh dugaan dalam pemberitaan ini merupakan keterangan pihak keluarga, pihak sekolah, dan narasumber yang dikutip. Buktipetunjuk.id memberi ruang hak jawab kepada semua pihak terkait.

Reporter: Rudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan
Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek
DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri
Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI
Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta
Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro
Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Pihak Keluarga Kecewa, Dugaan Perundungan di SMAN 2 Merangin Dinilai Tak Ditangani Serius: Jangan Jadikan Lelucon

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Wabup Theo Kawatu Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Minahasa Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Kapolres Jombang Tekankan Pelayanan Tanpa Pungli Saat Sambangi Tiga Polsek

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:02 WIB

DPP LSM GERAK Adukan Dugaan Pungutan Komite SMAN 1 Papar Rp1,5 Juta per Siswa ke Polres Kediri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

Berita Terbaru