Pemerintah Kota Metro Verifikasi DTSEN, Supaya Bansos Tepat Sasaran

- Penulis Berita

Kamis, 10 September 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ditunjuk Kemensos sebagai percontohan digitalisasi perlindungan sosial, pemutakhiran DTSEN di Metro capai 30 persen

Metro Lampung,Buktipetunjuk.id –

Pemerintah Kota Metro mengebut sinkronisasi data kemiskinan guna memastikan penyaluran bantuan sosial tidak meleset. Kunci yang digenjot: menyamakan tafsir seluruh aparatur hingga tingkat kelurahan soal Data Terpadu Sektor Ekonomi Nasional atau DTSEN dan sistem desil.

Sekretaris Daerah Kota Metro Ahmad Hariyanto menegaskan, penguatan pemahaman ini menyasar camat, lurah, tokoh masyarakat, hingga pamong. Tujuannya agar pengelolaan data kemiskinan dan penerima bantuan berjalan satu irama di seluruh wilayah.

“Tujuannya menyamakan persepsi antara program-program yang ada di Kota Metro, mulai dari seluruh camat, lurah, hingga tokoh masyarakat,” kata Ahmad, Kamis, 10 September 2026.

Menurut dia, akurasi DTSEN menjadi krusial lantaran Metro dipercaya Kementerian Sosial sebagai daerah percontohan program Digitalisasi Perlindungan Sosial, bersamaan dengan pendataan sensus ekonomi.

“Kita ingin data DTSEN di Kota Metro ini paling tidak mendekati akurat dan lebih padat. Kalaupun ada hambatan di lapangan, kita bisa diskusikan bersama untuk mencari solusinya,” ujar Ahmad Hariyanto.

Baca Juga:  Semarak Ramadhan 1447 H, Satgas Saber Pangan Polres Way Kanan Menggelar GPM Serentak

Sejauh ini, cakupan pemutakhiran data menunjukkan progres. Dari target 40 persen yang ditetapkan pusat, Metro telah merealisasikan sekitar 30 persen.

“Dari target 40 persen, kita sudah mencapai sekitar 30 persen,” katanya.

Ahmad menegaskan pemutakhiran akan terus digenjot untuk menekan potensi salah sasaran. Pemkot membuka ruang kolaborasi dengan warga, aparat, pamong, hingga media untuk memvalidasi kondisi riil.

“Harapan saya, bantuan sosial bisa betul-betul tepat sasaran. Kalaupun nantinya ada data yang dirasa belum sesuai, tidak masalah, akan kita lakukan verifikasi ulang,” ucapnya.

DTSEN sendiri merupakan basis data nasional yang mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam desil, yang menjadi rujukan utama penyaluran bansos pemerintah.(ADV)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol
Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa
Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani
Kapolres Jombang Tatap Muka dengan Personel Polsek Ploso dan Plandaan, Tekankan Pelayanan Humanis
Kapolda Lampung Pimpin Langsung Pengungkapan Lima Kasus Narkoba: 61,9 Kilogram Sabu dan 19.696 Butir Ekstasi Disita
Karhutla Minahasa Utara Meluas, Api Mendekati Permukiman Agape 
560 Personel Gabungan Disiagakan, Pengamanan Aksi Mahasiswa di DPRD Sulut Diperketat
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:57 WIB

Saiful Chaniago Dukung Penuh Langkah Kapolri Suyudi Blokir Pinjol Ilegal dan Judol

Kamis, 5 November 2026 - 09:37 WIB

Jokowi Hadiri Sidang di PN Jaktim, Jadi Saksi Kasus Tudingan Ijazah Palsu

Kamis, 5 November 2026 - 08:56 WIB

Proses Hukum Berlanjut, Terduga Pelaku Curanmor/Curanik Diserahkan ke Polres Minahasa

Kamis, 5 November 2026 - 07:53 WIB

Buron Dua Tahun, Terduga Pelaku Pencabul Empat Anak Dibawah Umur Dibekuk Resmob Raja Bogani

Rabu, 4 November 2026 - 19:04 WIB

Kapolres Jombang Tatap Muka dengan Personel Polsek Ploso dan Plandaan, Tekankan Pelayanan Humanis

Berita Terbaru