GROBOGAN, Buktipetunjuk.id –
Aktivitas perdagangan di Pasar Hewan Ketitang, Godong, Kabupaten Grobogan Jawa Tengah, sepi pembeli, Minggu, 18 Oktober 2026. Lesunya transaksi diduga dipicu harga kambing yang tengah anjlok.
Pasar yang berlokasi di Jalan Ketitang–Semarang ini biasanya menjadi titik temu peternak dan pedagang untuk menjual ternak. Namun, beberapa pekan terakhir, jumlah pembeli turun drastis.
“Biasanya ramai jelang siang. Sekarang sampai sore pun sepi,” kata salah seorang pedagang yang enggan disebut namanya.
Murahnya harga kambing disebut sebagai biang keladi. Sejumlah peternak memilih menahan ternak mereka, menunggu harga membaik. Akibatnya, roda ekonomi di pasar hewan tersebut melambat.
Selain soal harga, sorotan juga mengarah ke fasilitas umum. Toilet di area pasar dinilai tidak layak. Kondisinya kotor, berbau, dan minim perawatan. Padahal, fasilitas tersebut krusial bagi pedagang dan pembeli yang beraktivitas seharian.
“Kalau mau ke toilet saja harus pikir-pikir. Kotor sekali. Padahal ini pasar besar,” ujar seorang pengunjung.
Warga dan pedagang berharap pengelola pasar serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Grobogan segera turun tangan. Evaluasi dan perbaikan toilet dinilai mendesak agar pasar kembali nyaman.
Dengan pembenahan fasilitas dan stabilisasi harga ternak, Pasar Hewan Ketitang diharapkan kembali menggeliatkan ekonomi peternak lokal.
Pewarta : Eri









