Kualitas Udara Merangin Memburuk, DPRD Desak Penanganan Kabut Asap dan Imbau Warga Pakai Masker

- Penulis Berita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merangin,Buktipetunjuk.id 

Kualitas udara di Kabupaten Merangin, Jambi, memburuk dalam beberapa hari terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan status udara di wilayah tersebut masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Merangin Herman Efendi meminta pemerintah daerah mengambil langkah cepat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

”Kondisi udara beberapa hari ini memang berbeda. BMKG sudah menyatakan masuk kategori tidak sehat. Saya mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Merangin untuk menggunakan masker bila beraktivitas di luar ruangan. Lindungi diri dan keluarga,” kata Herman, Selasa, 26 Agustus 2026.

Menurut Herman, penyebab utama memburuknya kualitas udara adalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Jambi. Asap kiriman dari daerah tetangga turut memperparah kondisi.

Ia menyampaikan empat tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Merangin:

1. Pemantauan berkala. Pemerintah diminta memantau kualitas udara setiap hari dan membuka data tersebut kepada publik.

Baca Juga:  LSM-APIP Desak KPK-RI Periksa Indikasi Korupsi Proyek 24 Milyar di Lampung Tengah.

2. Rapat koordinasi. Pemkab didesak segera menggelar rapat untuk menyusun rencana penanganan agar kabut asap tidak semakin meluas.

3. Hentikan pembakaran lahan. Herman menegaskan praktik pembukaan lahan dengan cara dibakar menjadi akar persoalan. “Masyarakat harus sadar dampaknya. Kita tidak ingin peristiwa kabut asap parah seperti dulu terulang lagi,” ujarnya.

4. Pelaksanaan di tingkat desa. Seluruh kepala desa dan camat diminta turun langsung mengawasi wilayah masing-masing guna mencegah dan memadamkan api sejak dini.

Herman, yang akrab disapa Abong Fendi, mengatakan peristiwa kabut asap sebelumnya harus menjadi pelajaran.

“Udara bersih adalah hak kita semua. Mari kita jaga bersama, mulai dari diri sendiri: tidak membakar hutan maupun lahan, patuhi imbauan, dan lindungi kesehatan sesama warga Merangin,” katanya.

Kabut asap akibat karhutla menjadi masalah tahunan di Jambi. Dampaknya tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan, terutama pada anak-anak dan lansia.

Reporter: Rudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan
Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno
Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara
Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11
Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi
KPK Ungkap Guru SMA di Tasikmalaya Diduga Terlibat Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Sekda OKU Selatan Terpilih Pimpin Forsesdasi Sumsel 2026-2029
Anggota Polisi Jatuh dari Kapal di Perairan Mesuji Telah Ditemukan 
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:19 WIB

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan

Sabtu, 12 September 2026 - 21:07 WIB

Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara

Sabtu, 12 September 2026 - 13:47 WIB

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WIB

Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi

Berita Terbaru

Berita

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 Sep 2026 - 13:47 WIB