GROBOGAN,Buktipetunjuk.id –
Kodim 0717/Grobogan menggelar shalat istisqa berjemaah untuk memohon hujan di tengah kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Grobogan, Senin, 31 Agustus 2026.
Kegiatan berlangsung pukul 09.30 hingga 10.30 WIB di Lapangan Apel Makodim 0717/Grobogan, Jalan Suhada No. 2, Purwodadi. Shalat istisqa dilaksanakan serentak diikuti 122 peserta dari unsur TNI, Polri, PNS, dan pemda.
Bertindak sebagai imam Kyai Mustam dari Masjid Baitul Makmur. Khotbah disampaikan KH Nur Said, juga dari Masjid Baitul Makmur. Hadir dalam kegiatan Dandim 0717/Grobogan Letkol Inf Wefri Sandiyanto, Kapolres Grobogan AKBP Endhie Pratama, S.I.K., M.M, Kabag Fasilitasi Pengawasan dan Penganggaran Pemda Grobogan Herlambang beserta 20 staf, seluruh Perwira Staf dan Danramil Kodim 0717/Grobogan, serta Bintara dan Tamtama.
Dalam khotbahnya, KH Nur Said mengingatkan pentingnya kesadaran ekologis. “Perubahan iklim disebabkan ulah tangan manusia. Sayangnya, tidak semua orang peduli. Padahal agama dapat membangun kesadaran ekologis,” ujarnya.
Ia menyebut kekeringan yang terjadi sebagai ujian sekaligus teguran dari Allah SWT. “Bumi semakin mendidih dan berdampak pada kekeringan. Musibah ini mungkin karena kita merusak alam, seperti menebang hutan berlebihan. Mari meminta ampunan dan introspeksi diri,” kata KH Nur Said.
Menurutnya, Allah SWT telah memberikan bumi sebagai tempat tinggal yang harus dirawat dengan baik. Ia mengajak jemaah untuk tidak hanya berdoa, tapi juga memperbaiki perilaku terhadap lingkungan.
Peserta shalat istisqa terdiri dari 87 personel militer, 20 PNS, dan 15 perwakilan Polres Grobogan. Kegiatan berjalan tertib dan aman hingga selesai.
Shalat istisqa merupakan salah satu ikhtiar spiritual yang dilakukan Kodim 0717/Grobogan bersama unsur Forkopimda dan masyarakat untuk menghadapi dampak kemarau panjang di wilayah Grobogan.
Pewarta: Eri









