Bupati Lampung Timur Terima Siswa Seskoad 2026, Bahas Strategi Cegah Karhutla

- Penulis Berita

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur,Buktipetunjuk.id

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menerima kunjungan silaturahmi siswa Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) 2026 untuk membahas penguatan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya, Senin, 31 Agustus 2026.

Pertemuan ini menjadi ajang konsolidasi antara pemerintah daerah dan TNI guna menyusun strategi mitigasi karhutla yang lebih terpadu. Dalam pertemuan itu, Bupati Ela didampingi Kepala BPBD Lampung Timur M. Ridwan, Kepala BPKAD, serta Kepala Bappeda.

Delegasi Seskoad yang hadir antara lain Kolonel Inf Hasroel, Mayor Inf Winarno, Mayor Czi Irfan Gusema, Mayor Caj (K) Murni Hasibuan, Mayor Cpl Faisal Fadilla, Kapten Inf Adi Prayoga, dan Kapten Inf Ahmad Rizaldi.

Dorongan Pemberdayaan Desa Penyangga

Bupati Ela menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang diinisiasi Seskoad. Ia berharap kunjungan ini menghasilkan rekomendasi konkret yang bisa diadopsi pemkab dalam memperkuat mitigasi karhutla.

“Terima kasih atas kolaborasinya. Kami sangat terbuka untuk masukan, terutama dukungan apa yang bisa diberikan pemerintah daerah,” kata Ela.

Menurut Ela, salah satu langkah strategis adalah pemberdayaan desa-desa penyangga kawasan hutan. Dengan pemberdayaan ekonomi, warga sekitar hutan diharapkan lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“Yang kami pikirkan adalah bagaimana desa penyangga bisa diberdayakan agar hutan memberi manfaat bagi masyarakat, tapi tetap terjaga,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkab menggandeng komunitas lokal sebagai mitra edukasi ke masyarakat. “Potensi berbasis komunitas ini sangat penting untuk pencegahan,” tegas Ela. Ia menambahkan, data potensi dan titik rawan karhutla perlu disatukan.

Baca Juga:  Muda’i Yunus, S.H., M.H Prihatin dan Miris Ayah Gugat ke-Lima Anak Kandung di PA Metro

“Kita kumpulkan dulu komunitas, diskusi bersama Seskoad. Harapannya ada satu data dan satu pemahaman untuk mitigasi,” katanya.

Kendala Peralatan dan Peningkatan Kapasitas

Dalam diskusi, Pemkab Lampung Timur membeberkan sejumlah kendala mitigasi. Salah satunya, indikasi aktivitas tertentu yang berpotensi memicu kebakaran sehingga perlu pengawasan lintas unsur. Forkopimda juga terus didorong turun langsung saat terjadi karhutla.

Dari sisi sarana, Pemkab mengakui masih terbatas. Selang pemadam yang tersedia belum cukup panjang menjangkau lokasi hutan, dan sebagian peralatan masih berupa alat pertanian yang tidak sesuai kebutuhan karhutla.

Menjawab itu, Pemkab telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan selang khusus dan peralatan pemadaman hutan. Selain alat, kapasitas personel BPBD juga ditingkatkan melalui pelatihan khusus.

“Tim BPBD dilatih agar tidak hanya tangani kebakaran rumah, tapi juga mahir padamkan kebakaran hutan,” ujar Ela.

Bupati menegaskan, pencegahan karhutla tak bisa dilakukan sepihak. Sinergi pemda, TNI, masyarakat, komunitas, dan desa penyangga harus diperkuat.

“Dengan kolaborasi, kami berkomitmen membangun sistem pencegahan yang terencana: dari edukasi, pemberdayaan desa, penguatan komunitas, hingga penyediaan sarana,” kata Ela.

Langkah ini diharapkan menekan risiko karhutla, menjaga hutan, sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan Lampung Timur.(*)

Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan
Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno
Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara
Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11
Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi
KPK Ungkap Guru SMA di Tasikmalaya Diduga Terlibat Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Sekda OKU Selatan Terpilih Pimpin Forsesdasi Sumsel 2026-2029
Anggota Polisi Jatuh dari Kapal di Perairan Mesuji Telah Ditemukan 
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:19 WIB

Dua Kali Bipartit Deadlock, PBH Peradi Bandar Lampung Desak PT SEGSS Tempuh Jalur Kekeluargaan

Sabtu, 12 September 2026 - 21:07 WIB

Menebar Manfaat Tanpa Pamrih: Madas Sedarah Jember Adopsi Filosofi Mawar Bung Karno

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11 WIB

Ribuan Warga Padati Kerapan Sapi Tanggul Wetan, Kapolsek Turun Langsung Amankan Acara

Sabtu, 12 September 2026 - 13:47 WIB

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WIB

Dokter Keliling Indonesia Ungkap Tiga Pilar Konsistensi Bisnis Kesehatan Berbasis Paten Fungsi

Berita Terbaru

Berita

Jelang Pemilu 2029, Golkar Merangin Gelar Muscam ke-11

Sabtu, 12 Sep 2026 - 13:47 WIB