Beberapa Kepsek di OKU Selatan Keluhkan Indikasi Praktek Pungli Berkedok MKKS

- Penulis Berita

Kamis, 20 November 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi 

OKU Selatan,Buktipetunjuk.id Terindikasi telah terjadinya praktek Pungutan Liar (Pungli) yang dialami oleh sejumlah Kepala Sekolah tingkat SMA/SMK diwilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) Sumatera Selatan.

Praktik indikasi Pungutan Liar (Pungli) yang menyasar para Kepala Sekolah ini , berkedok Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang diambil dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dihitung 5.000 per siswa setor ke MKKS.

Menurut informasi yang beredar, sekitar 21 SMA dan 3 SMK di wilayah OKUS dimintai sumbangan sebesar Rp 5.000 per siswa dengan dalih “rapat dan panggilan dinas”.Keterangan yang diterima menyebutkan bahwa dana tersebut tidak disalurkan ke rekening resmi sekolah, melainkan dikumpulkan secara langsung oleh pihak sekolah untuk keperluan yang belum jelas.

“Setiap sekolah menyumbang dari Dana BOS diambil 5.000 per siswa, keperluan untuk rapat MKKS, Panggilan Dinas,” ucap salah satu Kepala Sekolah yang enggan disebutkan. Kamis (20/11/2025).

Baca Juga:  Ribuan simpatisan hantarkan pasangan ABDI ke KPU OKU Selatan.

Dikatakannya, kegiatan indikasi praktik Pungli ini sendiri telah berlangsung sejak beberapa tahun belakangan yang sudah terbilang sistematis.“Sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu, walau pun pergantian MKKS masih tetap berjalan sampai sekarang,” kata dia.

Sedangkan, sejumlah warga dan aktivis pendidikan di OKUS mendesak agar pihak terkait terutama Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, dapat melakukan proses investigasi dilakukan secara transparan dan melibatkan pihak berwenang independen.

Sementara itu, Ruslan Ridwan Ketua MKKS SMA/SMK OKUS mangkir atas tudingan tersebut bahwa tidak adanya kegiatan itu.“Tidak ada Pungutan itu, sejak 2 Tahun ini kami jadi Ketua MKKS tidak ada. Kami Tahan bersumpah,” kelahnya. (Ham)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MUSKAB PERTINA Tanggamus 2026: Agus Nurmanto Nakhodai Pengurus Baru, Bidik Dua Emas
ISPU 169, Udara Merangin Masih “Tidak Sehat” Akibat Karhutla
Karateka Muda Inkado Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, Raih Perunggu di Kajati Cup Sulut V 2026
Polisi Sita 321 Botol Miras Ilegal di Wonosalam Jombang
Proyek Revitalisasi Rp1,6 Milyar di SDN Suko 1 Sidoarjo Diduga Abaikan K3, Pekerja Pakai Sandal Japit 
Ahli Waris Protes Pengukuran Tanah Desa Tincep Tanpa Libatkan Pemilik Batas
Sosok “Akong” Kian Mengkristal, Bursa Cabup Madina Mulai Menghangat
Polisi Tangkap Dua Pembunuh Berencana di Lampung Timur, Korban Ditusuk 29 Kali
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:13 WIB

MUSKAB PERTINA Tanggamus 2026: Agus Nurmanto Nakhodai Pengurus Baru, Bidik Dua Emas

Rabu, 16 September 2026 - 16:38 WIB

ISPU 169, Udara Merangin Masih “Tidak Sehat” Akibat Karhutla

Rabu, 16 September 2026 - 11:49 WIB

Karateka Muda Inkado Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, Raih Perunggu di Kajati Cup Sulut V 2026

Rabu, 16 September 2026 - 11:43 WIB

Polisi Sita 321 Botol Miras Ilegal di Wonosalam Jombang

Rabu, 16 September 2026 - 11:25 WIB

Proyek Revitalisasi Rp1,6 Milyar di SDN Suko 1 Sidoarjo Diduga Abaikan K3, Pekerja Pakai Sandal Japit 

Berita Terbaru

Berita

Polisi Sita 321 Botol Miras Ilegal di Wonosalam Jombang

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:43 WIB