Antrean Pertalite Mengular di Manado, Sejumlah SPBU Picu Kemacetan

- Penulis Berita

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MANADO,Buktipetunjuk.id –

Antrean kendaraan yang mengular untuk mendapatkan bahan bakar minyak jenis Pertalite terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Manado, Sulawesi Utara, Rabu, 14 Oktober 2026. Ekor antrean bahkan meluber hingga badan jalan dan memicu kemacetan di beberapa ruas utama.

Pantauan media di lapangan, antrean panjang terlihat di SPBU Kairagi 1, Winangun, Kairagi Weru, Dendengan Luar, dan Sario. Di beberapa titik, pengendara terpaksa menunggu berjam-jam. Sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan stok Pertalite pada siang hari.

“Ini sudah jadi pemandangan tiap minggu. Kami butuh BBM buat kerja, tapi harus buang waktu antre,” kata Rendi, pengemudi ojek daring di SPBU Sario, Rabu.

Aktivitas Warga Terganggu

Antrean yang memakan satu hingga dua lajur jalan itu memperlambat arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk. Kemacetan terparah terjadi di sekitar SPBU Kairagi Weru dan Dendengan Luar.

Masyarakat mengeluhkan ketidakpastian stok dan minimnya informasi dari pengelola SPBU. “Kalau memang kosong, sebaiknya diumumkan. Jangan kami sudah antre lama, baru tahu habis,” ujar Sinta, warga Winangun.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan DD, Kades Tanjung Sari dan Camat Natar Akan Segera Dilaporkan ke Kejaksaan

Ombudsman Soroti Distribusi

Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Utara ikut menyoroti persoalan ini. Dalam keterangan tertulis Rabu, 14 Oktober 2026, Ombudsman menyebut telah menerima laporan antrean panjang dan kekosongan Pertalite di beberapa daerah, termasuk Manado.

Ombudsman mendorong evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi BBM bersubsidi. “Pengawasan penyaluran harus diperkuat agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan antrean yang mengganggu keselamatan jalan,” demikian pernyataan Ombudsman.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terkait penyebab menipisnya stok di sejumlah SPBU Manado.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret. Selain menambah pasokan, mereka mendesak adanya sistem informasi stok BBM secara real time di tiap SPBU agar warga tak lagi terjebak antrean panjang.

Pewarta: Britmi S Tampi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI
Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar
Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta
Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro
Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan
LCKI Merangin: Sumpah Pemuda Jadi Momentum Jaga Pemuda dari Narkoba
Warga Ajung Jember Protes Pemasangan Tiang WIFI MyRepublic dan Transparansi Izin
Prajurit Remaja Diperkuat, Pangdam V/Brawijaya Lantik 267 Bintara Baru di Jember
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Polda Sulut Bongkar Korupsi Advertorial DKIPS, Negara Rugi Rp7,5 Miliar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Advokat di Metro, Kerugian Capai Rp29,7 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Korem 043/Gatam Mulai Bangun Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII di Metro

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Madina Super League Disorot: Dugaan Promosi Rokok dan Netralitas Wasit Dipertanyakan

Berita Terbaru