Anggota Dewan Akan Dianggap Mandul, Pengamat Ampera: Hilangnya Pokir Lemahkan DPRD dan Runtuhkan Kepercayaan Rakyat

- Penulis Berita

Selasa, 15 September 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MERANGIN,Buktipetunjuk.id

Kebijakan penghapusan atau pembatasan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) di Kabupaten Merangin menuai kritik keras. Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Daerah, H. Ampera, menilai langkah itu berpotensi melumpuhkan fungsi wakil rakyat dan menggerus kepercayaan publik.

“Ini bukan sekadar masalah teknis. Ini melumpuhkan fungsi wakil rakyat dan merusak kepercayaan masyarakat,” kata Ampera di Merangin, Selasa, 15 September 2026.

Hubungan Eksekutif–Legislatif Terancam

Menurut Ampera, perubahan mekanisme penyaluran Pokir dapat memicu ketegangan antara Bupati dan DPRD. Sebab, salah satu fungsi utama anggota dewan adalah menampung dan menyalurkan aspirasi konstituen ke program pembangunan.

“Kalau tidak ada dana untuk saluran aspirasinya, anggota DPRD yang turun ke lapangan akan dipandang tidak berwibawa, bahkan dianggap mandul karena tidak membawa apa-apa ke daerah pemilihan,” ujarnya.

Ia menyebut dana Pokir sebagai jembatan antara rakyat dan wakilnya. Tanpa itu, wibawa DPRD sebagai penyalur aspirasi akan tersumbat. “Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap DPRD pun semakin melemah,” kata dia.

Ampera menilai pernyataan Bupati soal pengurangan dana Pokir keliru. “Justru dana aspirasi itulah yang menjadi jembatan penghubung antara DPRD dengan masyarakat dan konstituennya,” ucapnya.

Baca Juga:  Erzaldi Rosman: Program Makan Gratis Prabowo Akan Perkuat Ekonomi Lokal di Babel

Kekhawatiran Ketimpangan Anggaran

Ampera juga menyoroti dominasi anggaran oleh eksekutif. “Kalau Bupati sudah menguasai sekitar 95 persen anggaran, maka perjalanan pembangunan di Merangin jadi sangat timpang dan tidak fleksibel,” katanya.

Ia menambahkan, pelemahan Pokir berdampak pada tiga fungsi utama DPRD. “Fungsi penganggaran melemah, fungsi pengawasan ikut melemah, dan fungsi legislasi semakin terancam,” ujar Ampera.

Seruan Duduk Bersama

Ampera menyarankan pimpinan DPRD mengambil sikap dan membuka dialog dengan Bupati.

“Anggota DPRD harus berani memberikan pengertian kepada Bupati. Perlu duduk bersama antara pimpinan DPRD dengan Bupati untuk mencari solusi terbaik demi Merangin,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya meminta tanggapan dari para ketua partai politik se-Kabupaten Merangin. Belum ada pernyataan resmi yang disampaikan.

“Rakyat memilih wakilnya agar suaranya didengar, bukan agar dibungkam. Kalau Pokir hilang, jembatan itu pun ikut runtuh,” kata Ampera.

Reporter: Rudianto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karateka Muda Inkado Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, Raih Perunggu di Kajati Cup Sulut V 2026
Polisi Sita 321 Botol Miras Ilegal di Wonosalam Jombang
Proyek Revitalisasi Rp1,6 Milyar di SDN Suko 1 Sidoarjo Diduga Abaikan K3, Pekerja Pakai Sandal Japit 
Ahli Waris Protes Pengukuran Tanah Desa Tincep Tanpa Libatkan Pemilik Batas
Sosok “Akong” Kian Mengkristal, Bursa Cabup Madina Mulai Menghangat
Polisi Tangkap Dua Pembunuh Berencana di Lampung Timur, Korban Ditusuk 29 Kali
Muhammad Ridwan Lolos Jadi Komisioner KPID Sumut 2026-2029
LCKI Merangin Gelar Konsolidasi, Tekankan Kerja Tim untuk Jaga Keamanan 
Berita ini 119 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 11:49 WIB

Karateka Muda Inkado Minahasa Selatan, Fabio Tamalangi, Raih Perunggu di Kajati Cup Sulut V 2026

Rabu, 16 September 2026 - 11:43 WIB

Polisi Sita 321 Botol Miras Ilegal di Wonosalam Jombang

Rabu, 16 September 2026 - 11:25 WIB

Proyek Revitalisasi Rp1,6 Milyar di SDN Suko 1 Sidoarjo Diduga Abaikan K3, Pekerja Pakai Sandal Japit 

Rabu, 16 September 2026 - 01:35 WIB

Ahli Waris Protes Pengukuran Tanah Desa Tincep Tanpa Libatkan Pemilik Batas

Selasa, 15 September 2026 - 23:37 WIB

Sosok “Akong” Kian Mengkristal, Bursa Cabup Madina Mulai Menghangat

Berita Terbaru

Berita

Polisi Sita 321 Botol Miras Ilegal di Wonosalam Jombang

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:43 WIB