Kajian rutin majelis ilmu khayangan angkat tema ketika hati ternoda

- Penulis Berita

Senin, 21 Oktober 2024 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEPOK,BUKTIPETUNJUK.ID – Majelis ilmu khayangan kembali menggelar kajian rutin dengan mengangkat tema Ketika Hati Ternoda, dengan pemateri Coach Eka Chandra, Senin 21 Oktober 2024. Coach Eka Chandra mengatakan, hati yang ternoda, akan tak mampu lagi mengenal Allah. Titik-titik hitam telah dengan pekat membalutnya. Akibatnya, tak lagi mampu mengenal kebenaran.

Tak ada rasa takut kepada Allah, juga tak merasa bersalah bila tak menghiraukan segala larangannya Membunuh jiwa yang tak bersalah, memfitnah, menyebar gosip yang direkayasa, menipu, mengorupsi, mengintimidasi, dan berbagai kejahatan lain, sudah (bagaikan) dianggap biasa bagi sebahagian orang. Cara melakukannya juga sudah mampu direkayasa sedemikian rupa, sehingga berkembang dan menyakiti orang lain.

Menurut Coach Eka Chandar, ada 7 belenggu hati yg ternoda, diantaranya prasangka negatif/suudzon, kepentingan, sudut pandang, pengaruh prinsip hidup yang membuat hati ternoda menjadi hitam, belenggu pengalaman, belenggu pembanding dan belengge literatur merasa diri yang paling…Noda dalam diri sering membawa hati tidak tenang dan tenteram. Untuk itu perlu membersihkan diri dari segala noda yang ada. Kadang noda itu berasal dari hati yang sudah hitam akibat tidak dibersihkan,” urai Coach Eka Chandra.

“Banyak hal yang menyebabkan hati ternoda. Kadang tanpa sengaja hati yang suci dinodai dengan prasangka buruk pada orang lain. Karena belum tentu apa yang dipikirkan tentang orang itu tidak seperti prasangka yang ada,” ujarnya.

Coach Eka Chandra mengungkapkan, Allah berpesan melalui empat cara, yaitu melalui semesta alam, melalui wahyu, melalui utusan dan melalui kejadian
Menurut pandangan Islam setiap manusia yang lahir di muka bumi ini dalam keadaan fitrah. Manusia terlahir dalam keadaan bersih tanpa mempunyai dosa. Fitrah manusia itu bersih dan suci yang cenderung pada perbuatan baik dan benar.
“ Alangkah lebih baik jika ada curiga pada seseorang langsung tanyakan pada yang bersangkutan agar tidak menimbulkan noda di hati. Jika sudah menumpuk hati akan menjadi beku. Sulit menerima kebenaran yang datang. Ia akan selalu memandang kesalahan dan masa lalu orang lain, ” tuturnya

Baca Juga:  Risdiana Wiryatni: Beda pilihan politik di Pilpres 2024 tetap kita bersaudara, damai itu indah.

“Ciri hati yang bersih yang tidak ternoda adalah berakhlakul karimah,” terangnya. Hati yang ternoda jika tidak dibarengi dengan zikir pada Allah maka nodanya akan semakin menebal. Untuk itu selalu dibersihkan agar noda yang ada bisa di kikis bersih. Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung),” (HR. Bukhari no. 52 dan Muslim no.1599)

“Saat memiliki hati yang bersih akan berdampak pada lisan yang baik pula. Ketika orang terbiasa mengucapkan kata-kata baik, tentu perilakunya juga tidak jauh dari yang dilisankan. Untuk mendapatkan hati yang bersih harus diupayakan supaya ucapan yang meluncur dari lisan terjaga. Lisan yang bersih menjadi cerminan dari hati yang bersih. Walaupun ada yang berpendapat orang yang lisannya bersih, belum tentu hatinya bersih. Sebenarnya jika lisannya bersih saja, hatinya belum tentu bersih. Apalagi dengan yang lisannya yang kotor, tentu hatinya lebih kotor lagi,” ungkapnya.

Agar hati tidak ternoda, kata Coach Eka Chandra, perbanyak istifar dan berwudlu.
“ Usaha yang dapat dilakukan untuk membersihkan hati melalui zikir. Dengan mengingat Allah akan membuat hati kita terbasuh, tidak ada kesempatan untuk memikirkan hal yang buruk. Jika hati dan lisan kita terbiasa berzikir, hati akan lebih terjaga. Saat hati sudah terjaga kebersihannya, kita tidak akan mengumpat tentang hal-hal buruk dan kotor. Dengan demikian, lisan kita juga akan ikut terjaga,” pungkasnya.(**)

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 
Mantan Ketua KPK Firli Bahuri Raih Doktor Hukum UP, Lulus Summa Cumlaude IPK 4,0
DPR RI Menyetujui, Suyudi Ario Seto Dilantik Menjadi Kapolri 
15 Tahun Bagi Pupuk Gratis, Andi Undru Ungkap Persoalan Petani dari Lapangan
RPA Peduli Kembali Terjun ke Lokasi Gempa NTT, Buka Posko di Manggarai Timur
DePA-RI Desak Perampasan Aset Koruptor: “Jangan Cuma Tangkap, Kembalikan Uang Negara”
Dampak Keracunan Makanan MBG Di MTs N 2 Kisaran, Rosmansyah Minta Evaluasi Menyeluruh dan Penanganan Serius
Advokat PAKIM Diambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Jakarta
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Rumah di KPAD Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online, 11 Sipil Diamankan 

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 23:36 WIB

Mantan Ketua KPK Firli Bahuri Raih Doktor Hukum UP, Lulus Summa Cumlaude IPK 4,0

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:43 WIB

DPR RI Menyetujui, Suyudi Ario Seto Dilantik Menjadi Kapolri 

Selasa, 22 September 2026 - 11:22 WIB

15 Tahun Bagi Pupuk Gratis, Andi Undru Ungkap Persoalan Petani dari Lapangan

Minggu, 20 September 2026 - 10:30 WIB

RPA Peduli Kembali Terjun ke Lokasi Gempa NTT, Buka Posko di Manggarai Timur

Berita Terbaru