Sapi Ketahahanan Pangan Dijual Kades Balayan, BLT Dibagikan Dua Kali.

- Penulis Berita

Jumat, 27 September 2024 - 16:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OKU Selatan,Buktipetunjuk.Id Tata kelola pemerintahan Desa Balayan, Kecamatan Kisam Tinggi, Kabupaten OKU Selatan disinyalir amburadul.

Pasalnya, hewan ternak sapi yang bersumber dari Ketahanan Pangan dari Dana Desa tahun 2022 disembelih Kepala Desa dan dijualkan ke masyarakat.

Selain mengungkap bahwa sapi yang dibeli dengan dana desa untuk ketahanan pangan disembelih dan dijual kepada masyarakat pada saat Idul Fitri, warga juga mencurigai adanya penyelewengan dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang hanya dibagikan cuma 2 kali.

Menurut AS, salah satu warga desa yang enggan disebutkan namanya secara lengkap, sapi-sapi tersebut seharusnya dibeli sebanyak tujuh ekor dengan total anggaran Rp142.724.000.

Namun, faktanya, hanya empat ekor sapi yang dibeli dan kemudian dijual dagingnya dengan harga bervariasi, antara Rp100.000 hingga Rp150.000 per kilogram. “Memang benar, sapi hasil dari dana ketahanan pangan itu dijual, bibit bebek Tahun Anggaran 2023 juga dijualkannya,” kata AS.

Tidak berhenti di situ, warga juga mengungkap masalah lain terkait penyaluran BLT. Berdasarkan aturan, BLT seharusnya dibagikan dalam empat tahap, dengan masing-masing penerima mendapat Rp900.000 per tahap.

Baca Juga:  Sebelum Digelar Festival Danau Ranau (FDR) Ke XXIII Pemangku Adat Ranau Raya Mengadakan Ritual Nangguh.

Namun, kenyataannya, BLT tersebut hanya dibagikan dua kali, jauh dari yang dijanjikan. “Seharusnya ada empat kali pembagian, tapi kami hanya menerima dua kali,” keluh seorang warga.

Warga Desa Balayan kini mempertanyakan transparansi penggunaan dana desa oleh kepala desa, Rustam, serta meminta penjelasan terkait dugaan penyelewengan ini.

“Apakah barang yang dibeli dengan uang negara boleh dijual untuk kepentingan kepala desa? Dan mengapa BLT yang seharusnya disalurkan penuh malah hanya diterima setengah?” tanya warga yang kecewa.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi dari pihak pemerintah desa maupun aparat terkait mengenai tuduhan penyelewengan dana desa dan BLT ini. Warga berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini dan memastikan hak-hak masyarakat dipenuhi sesuai aturan yang berlaku.

Dugaan penyelewengan dana ketahanan pangan dan BLT ini menambah panjang daftar masalah yang melibatkan pengelolaan dana desa di berbagai wilayah, yang seharusnya ditujukan untuk kesejahteraan warga.

Sedangkan, Rustam Kepala Desa Balayan, Kecamatan Kisam Tinggi, Kabupaten OKU Selatan saat dikonfirmasi via Telpon yang bersangkutan tidak merespon.

 

(Ham).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siswi SMP Pelaku Penusukan Guru PPPK Berhasil Diamankan Polres OKUS di Ogan Ilir
Pemdes, Desa Banding Agung Salurkan BLT DD Periode Januari Hingga Bulan Juni
Keputusan DPW PKB Sumsel, Memilih Kembali Ardiyan Gama Ketua DPC PKB OKUS Periode 2026 – 2031
Berawal Dari Minuman Diduga Kadaluarsa, Selisih Paham dan Berujung Saling Lapor
Satresnarkoba Polres OKUS Tangkap Seorang Terduga Petani Menanam Tanam Ganja
Satres Narkoba Polres OKUS Tangkap Terduga Seorang Peria Akan Edarkan Narkoba 
Dinilai Janggal Kematian Akibat Amukan Masa, Polres OKU Selatan Bongkar Kembali Makam Korban
Hasil Muscab ke-V DPC PPP OKU Selatan, Carles Minarko Terpilih Kembali Jadi Ketua
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:54 WIB

Siswi SMP Pelaku Penusukan Guru PPPK Berhasil Diamankan Polres OKUS di Ogan Ilir

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:26 WIB

Pemdes, Desa Banding Agung Salurkan BLT DD Periode Januari Hingga Bulan Juni

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:29 WIB

Keputusan DPW PKB Sumsel, Memilih Kembali Ardiyan Gama Ketua DPC PKB OKUS Periode 2026 – 2031

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:45 WIB

Berawal Dari Minuman Diduga Kadaluarsa, Selisih Paham dan Berujung Saling Lapor

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:59 WIB

Satresnarkoba Polres OKUS Tangkap Seorang Terduga Petani Menanam Tanam Ganja

Berita Terbaru