Tambang Diduga Ilegal di Perbatasan Sumbar–Sumut Viral, SATMA AMPI Desak Polisi Usut Dugaan Keterlibatan Oknum DPRD

- Penulis Berita

Jumat, 6 November 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal,Buktipetunjuk.id –

Aktivitas pertambangan yang diduga ilegal di perbatasan Sumatera Barat–Sumatera Utara, tepatnya di Desa Banjar Maga, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal, menjadi sorotan setelah viral di media sosial.

Sekretaris Jenderal SATMA AMPI Madina, Muliya Harisandi, mendesak kepolisian mengusut tuntas kasus ini hingga ke aktor di balik operasional tambang. Ia menilai penindakan tak cukup hanya menyasar lapangan.

“Viralnya aktivitas ini harus jadi momentum bagi aparat untuk membuka terang persoalan, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan pemodal dan pengendali kegiatan,” kata Muliya, Jumat, 6 November 2026.

Dugaan Keterlibatan Oknum DPRD dan Koordinator Lapangan
Berdasarkan informasi yang dihimpun SATMA AMPI, muncul dugaan keterkaitan oknum anggota DPRD Madina dari Partai Demokrat berinisial MU dengan permodalan tambang tersebut. Selain itu, seorang bernama Hendri diduga sebagai “tuan tanah” atau penyedia lokasi, sementara Zulkisman Lubis disebut sebagai koordinator lapangan yang mengatur empat unit alat berat.

Muliya menegaskan seluruh pihak yang disebut harus diberi ruang klarifikasi. “Aparat wajib memeriksa berdasarkan bukti dan fakta di lapangan, secara serius dan profesional,” ujarnya.

Desak Partai Demokrat Ambil Sikap

SATMA AMPI secara khusus meminta DPC Partai Demokrat Madina menelusuri internal terkait dugaan keterlibatan kadernya. Jika terbukti, mereka mendesak sanksi tegas hingga pemecatan sesuai aturan organisasi.

“Jangan sampai jabatan wakil rakyat menimbulkan persepsi negatif karena dugaan aktivitas melawan hukum. Partai harus tegas dan tidak melindungi siapa pun,” kata Muliya.

Baca Juga:  Bupati Lampung Timur Serahkan Hewan Kurban Bantuan Persiden RI di Masjid Baiturrahman

Soroti Penindakan yang Dinilai Tebang Pilih

SATMA AMPI juga mempertanyakan transparansi polisi. Informasi yang mereka terima menyebut penindakan baru menyasar satu unit alat berat, sedangkan tiga unit lainnya belum jelas statusnya.

Mereka meminta penjelasan resmi: apakah seluruh pihak sudah diperiksa? Bagaimana perkembangan penelusuran terhadap pemodal, penguasa lokasi, dan koordinator lapangan?

Enam Tuntutan SATMA AMPI Madina

1. Mengusut tuntas dugaan tambang ilegal di Desa Banjar Maga, perbatasan Sumbar–Madina.

2. Memeriksa seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk pemodal, penguasa lokasi, koordinator lapangan, dan operator empat alat berat.

3. Menelusuri dugaan keterlibatan oknum DPRD Madina berinisial MU dari Partai Demokrat.

4. Mendesak DPC Demokrat Madina memeriksa internal dan memberi sanksi tegas bila terbukti.

5. Meminta polisi menjelaskan transparan soal penindakan yang disebut hanya menyasar satu alat berat.

6. Memastikan penegakan hukum menyeluruh, objektif, dan tanpa pandang bulu.

“Jangan hanya menindak yang terlihat di lapangan. Telusuri siapa pemodal, penguasa lokasi, pengatur operasional, dan siapa yang untung. Jangan sampai hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tutup Muliya.

SATMA AMPI menyatakan akan mengawal kasus ini dan mendorong proses hukum yang transparan dan adil.

Reporter: Magrifatulloh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel buktipetunjuk.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Perencanaan Jalan PUPR Merangin Rp5,3 Miliar Disoal, GIBM dan Mahasiswa Akan Gelar Aksi
Pertahankan Nilai Sejarah, Pemkab Kepahiang Resmi Batal Relokasi Tugu Pahlawan
Polsek Cihaurbeuti Gelar Jumling di Sukahurip, Ajak Warga Menjaga  Kamtibmas
Revitalisasi TK Bhakti Guru Ciamis Rp 677 Juta Disorot: Pekerja Diduga Abaikan K3, Anggota P2SP Rangkap Kepala Sekolah
Kapolsek Cihaurbeuti Hadiri Musrenbang Desa Sukahaji, Dorong Sinergi Pembangunan
Inspektorat Jember Periksa Tiga Orang Terkait Dugaan Pemotongan Dana BUMDes Pancakarya
Kapolres Jombang Temui Ormas, Ajak Redam Hoaks, Balap Liar dan Jaga Kamtibmas 
Kapolres Metro Gelar Jumat Keliling, Serukan Jaga Kamtibmas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 20:39 WIB

Anggaran Perencanaan Jalan PUPR Merangin Rp5,3 Miliar Disoal, GIBM dan Mahasiswa Akan Gelar Aksi

Jumat, 6 November 2026 - 19:57 WIB

Pertahankan Nilai Sejarah, Pemkab Kepahiang Resmi Batal Relokasi Tugu Pahlawan

Jumat, 6 November 2026 - 18:33 WIB

Polsek Cihaurbeuti Gelar Jumling di Sukahurip, Ajak Warga Menjaga  Kamtibmas

Jumat, 6 November 2026 - 17:59 WIB

Revitalisasi TK Bhakti Guru Ciamis Rp 677 Juta Disorot: Pekerja Diduga Abaikan K3, Anggota P2SP Rangkap Kepala Sekolah

Jumat, 6 November 2026 - 17:48 WIB

Kapolsek Cihaurbeuti Hadiri Musrenbang Desa Sukahaji, Dorong Sinergi Pembangunan

Berita Terbaru